BANJARMASIN – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin mengungkapkan, tersedia sekitar 5.300 lowongan kerja di Kota Banjarmasin sepanjang 2026. Informasi tersebut disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Meski peluang kerja cukup besar, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjarmasin masih mencapai 6,45 persen, atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di angka 4,1 persen. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemko Banjarmasin untuk terus menekan angka pengangguran.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja ( Diskopumker) Kota Banjarmasin, Macli Riyadi menjelaskan, tingginya angka pencari kerja menjadi alasan penting untuk membuka akses informasi lowongan seluas-luasnya. Karena itu, sosialisasi dilakukan melalui berbagai media agar masyarakat mengetahui peluang kerja yang tersedia di Banjarmasin.
Selain menyampaikan data lowongan kerja, Diskopumker juga menggelar open recruitment atau job fair bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin pada 26–27 Agustus mendatang. Kegiatan tersebut menyediakan sekitar 600 lowongan kerja dari berbagai perusahaan.
Ratusan lowongan itu tersebar dalam delapan kelompok bidang pekerjaan, yakni marketing dan produk, pembiayaan serta perbankan, teknologi dan teknik, keamanan dan team support, customer service dan frontliner, administrasi dan tata kelola sumber daya manusia, hospitality dan layanan pelanggan, serta pengembangan karier.
Pihaknya berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi masing-masing. Job fair ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan tingkat pengangguran di Kota Banjarmasin. via
