BANJARMASIN – Dinas PUPR Kalimantan Selatan bakal menyiapkan penanganan permanen Jalan Veteran, Kelurahan Sungai, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan yang berulang kali mengalami kerusakan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib usak rapat bersama Komisi III DPRD Kalsel di Banjarmasin, Selasa (21/7).

Meski demikian, langkah ini diakui tidak mudah. Salah satu konsekuensi yang harus dihadapi untuk rencana penanganan permanen adalah kemungkinan penutupan total ruas jalan selama sekitar sembilan bulan.

“Kalau mau penanganan permanen memang harus menggunakan pile slab. Konsekuensinya kemungkinan jalan harus ditutup kurang lebih sembila bulan selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya, usai rapat, seperti dikutip banjarmasinpost.co.id.

Menurut Yasin, penutupan tersebut tidak bisa diputuskan begitu saja. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar.

Selain itu, ada sejumlah bangunan di tepian sungai yang menjadi tempat usaha warga sekitar.

“Kalau jalan ditutup sembilan bulan, dampaknya bukan hanya dirasakan pengendara, tetapi juga masyarakat yang berdagang,” kata Yasin.

Ia memperkirakan proyek tersebut memerlukan pembebasan lahan di sepanjang bantaran sungai untuk menyediakan ruang pembangunan konstruksi.

Yasin mengungkapkan, estimasi pembangunan mencapai Rp10 miliar.

“Untuk konstruksinya saja masih perhitungan awal sekitar Rp200 juta per meter. Kalau panjang penanganannya sekitar 50 meter, kebutuhan anggarannya bisa mencapai Rp10 miliar. Itu belum termasuk biaya pembebasan lahan,” jelasnya.

Dalam rapat, DPRD memberi masukan agar ada sosialisasi terlebih dahulu kepada warga setempat.