BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan kepemudaan melalui sinergi antara pemerintah darah, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.
Hal itu disampaikan Sekdaprov Kalsel, HM dalam sambutan tertulis dibacakan Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, H Fahrurazi, saat membuka Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Bidang Kepemudaan Kabupaten/Kota se-Kalsel Tahun 2026 di Aula H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (15/7).
Sekdaprov menyampaikan bahwa pemuda merupakan aset strategis bangsa yang sejak dahulu selalu menjadi motor penggerak perubahan, pembangunan, sekaligus pemersatu bangsa.
“Pembangunan bidang kepemudaan di Kalimantan Selatan diarahkn untuk menghasilkan generasi muda yang unggul, religius, inovatif, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” ujarnya.
Sekda mengatakan, Pemprov Kalsel terus memberikan perhatian terhadap pembangunan kepemudaan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kepemimpinan, pengembangan kapasitas, serta memperluas kesempatan kerja dan kewirausahaan bagi generasi muda.
Selain itu, pemerintah juga mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis digital serta meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan desa, pelestarian lingkungan, penanggulangan kebencanaan hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Tantangan tersebut antara lain penyebaran informasi yang tidak benar, penyalahgunaan media sosial, perjudian daring, penyalahgunaan narkoba, radikalisme hingga menurunnya interaksi sosial secara langsung.
Di sisi lain, perubahan struktur ekonomi global menuntut pemuda memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, literasi digital, penguasaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), kemampuan analisis data serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Meski demikian, Sekda optimistis berbagai tantangan tersebut dapat menjadi peluang jika mampu dimanfaatkan secara tepat dan Kalsel memiliki potensi besar di sektor pertanian modern, perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, jasa, hingga industri berbasis sumber daya lokal yang perlu dikembangkan oleh generasi muda. MC Kalsel/Fuz/ani
