BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mencatat realisasi investasi 2026 telah mencapai sekitar 40 persen dari target Rp1,2 triliun. Sektor perdagangan dan jasa, pergudangan, serta layanan kesehatan melalui pembangunan klinik menjadi penyumbang utama investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Terpadu ( PMPSPT) Kota Banjarmasin, Ari Yani mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah menjajaki pengembangan layanan kesehatan dengan rencana hadirnya sejumlah klinik dan kerja sama dengan rumah sakit. “Klinik-klinik tersebut akan tersebar di berbagai kawasan dan ditargetkan mulai terealisasi pada akhir 2026 atau awal 2027,” kata Ariyani, Rabu (8/7).
M enurutnya, proses perizinan pada umumnya berjalan lancar. Meskipun ada kendala yang sering ditemui justru berasal dari pemohon yang belum melengkapi persyaratan administrasi sehingga menyebabkan proses izin menjadi tertunda. ” Kelengkapan berkas pemohon saja yang kadang menjadi proses perijinan terhambat, ” ujarnya
Untuk tahun 2026, Pemko menargetkan investasi tahun ini mencapai Rp1,2 triliun. Target tersebut lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, seiring keberhasilan Banjarmasin memenuhi target investasi pada 2025.
“Target investasi selalu ditambah setiap tahun, dan Alhamdulillah selalu tercapai,” katanya.
Pihaknya juga berupaya menarik lebih banyak investor ke kota seribu sungai ini. Seperti terus melakukan promosi investasi di berbagai tempat dan memberikan kepastian regulasi agar pelaku usaha merasa aman menanamkan modal di Kota Banjarmasin.
“Meski kini bukan lagi sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin diharapkan mampu terus meningkatkan nilai investasi setiap tahunnya sebagai kota yang menyediakan berbagai wisata dan perdagangan,” tuturnya.
Pihak juga mengakui masih terdapat tantangan dalam menarik investasi, terutama terkait berbagai hambatan yang muncul di tingkat masyarakat dalam pelaksanaan proyek investasi. “Seperti terbatasnya ketersediaan lahan serta perlu inovasi -inovasi investasi terbaru. Jadi tidak mesti lagi pergudangan atau perdagangan,” tutupnya. via
