BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin memperkuat pembinaan generasi muda melalui Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Daerah Kalimantan Selatan (Pertikarada Kalsel) 2026 guna menyiapkan anggota Pramuka yang berkarakter, disiplin, dan peduli terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dibuka oleh Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Noviar di halaman Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin menjadi wadah penguatan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa pengabdian anggota Saka Bhayangkara sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan generasi muda.
Wakapolresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama di Banjarmasin, Senin, mengatakan kehadiran Polri dalam Pertikarada merupakan bentuk nyata pembinaan generasi muda.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter anggota Saka Bhayangkara, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan generasi muda dalam mendukung terwujudnya generasi yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan peduli terhadap keamanan serta ketertiban,” ujarnya.
Menurut Arwin, pembinaan sejak usia muda menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, anggota Saka Bhayangkara diharapkan mampu menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
Pembukaan Pertikarada Kalsel 2026 juga menjadi momentum menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat pengabdian kepada seluruh peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Arwin menegaskan Polresta Banjarmasin akan terus mendukung pembinaan Saka Bhayangkara sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami berkomitmen mendukung pembinaan Saka Bhayangkara agar lahir generasi muda yang tangguh, disiplin, dan siap menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Melalui Pertikarada Kalsel 2026, Polresta Banjarmasin berharap sinergi antara Polri dan generasi muda semakin kuat sehingga mampu mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Sementara itu, Brigjen Pol Noviar menegaskan kegiatan kepramukaan berbasis kebhayangkaraan menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Program ini menjadi wadah untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi menjaga keamanan di lingkungannya,” katanya. ant
