MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar meminta para pemenang Nanang Galuh Banjar 2026 memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi destinasi wisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif agar semakin dikenal masyarakat luas.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar Irwan Jaya di Kota Banjarbaru, Senin mengatakan ajang pemilihan Nanang Galuh tidak hanya menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga menyiapkan duta wisata yang mampu memperkenalkan potensi Kabupaten Banjar melalui berbagai platform digital.

“Nanang Galuh memiliki peran yang strategis sebagai duta wisata. Kami berharap mereka memanfaatkan media sosial beserta para pengikutnya mempromosikan destinasi wisata, seni budaya, dan potensi yang dimiliki daerah sehingga semakin dikenal masyarakat,” ujar Irwan.

Ia mengatakan Pemkab Banjar menargetkan prestasi terbaik pada ajang Nanang Galuh tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, setelah sebelumnya mampu mengirimkan wakil yang bersaing di tingkat provinsi.

Menurut Irwan, keberadaan Nanang Galuh juga diharapkan mampu menghidupkan kembali destinasi wisata yang selama ini belum berkembang optimal melalui promosi kreatif berbasis media digital.

“Harapan kami, Nanang dan Galuh Banjar yang menjadi duta wisata ini mampu mengoptimalkan media sosial dan pengikut atau follower untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan daerah,” ungkapnya.

Dikatakan, Kabupaten Banjar memiliki beragam destinasi wisata unggulan, seperti Pasar Terapung, Bukit Matang Keladan, hingga wisata religi Makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di dan Makam KH Muhammad Zaini atau Guru Sekumpul di Martapura.

Ia menambahkan berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat provinsi, Pasar Terapung Lok Baintan menjadi destinasi wisata unggulan nasional, sedangkan Makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari yang dikenal Datuk Kelampaian masuk sebagai destinasi wisata unggulan Provinsi Kalsel.

Bupati Banjar Saidi Mansyur menyebut pemilihan Nanang Galuh bukan sekadar mencari figur terbaik, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, kreatif, berbudaya, serta peduli terhadap pembangunan daerah.

“Pemenang harus mampu mengemban amanah sebagai mitra pemerintah melestarikan budaya, menginspirasi generasi muda, serta memperkenalkan potensi pariwisata, seni budaya, ekonomi kreatif, dan nilai-nilai luhur masyarakat Banjar ke tingkat yang lebih luas,” kata Bupati diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah pada pemilihan Nanang Galuh (Naga) Banjar di Banjarbaru, Sabtu malam.

Diketahui, pasangan Nazril Wafa P dan Ayu Zahra berhasil terpilih sebagai Nanang dan Galuh Banjar 2026. Posisi Wakil I diraih M Nur Hadi dan Nayla Amali, Wakil II M Aldi Riyadi dan Syen Alvasia, Wakil III M Bulkini dan Dara R Nursyifa.

Wakil IV Aril Efan A dan Nabila Husna, serta Wakil V M Masrur Jamil dan Gusti Zahwa T. Gelar Nanang Galuh Berbakat diraih M Ripqi dan Marwa Azizah, Nanang Galuh Persahabatan diraih M Nazamuddin dan Najwa Azzahra, serta Nanang Galuh Favorit diraih M Aldi Riyadi dan Najwa Azzahra. ant