Jakarta – Timnas voli putri U-18 Indonesia menutup perjuangan pada AVC Girls’ U18 Volleyball Championship 2026 dengan kemenangan 3-1 (22-25, 25-20, 25-12, 25-17) atas Mongolia untuk mengamankan peringkat ketujuh di Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa.
Manajer Timnas Voli Putri U-18 Indonesia Luciana Taroreh mengatakan kemenangan tersebut menjadi respons penting para pemain setelah sebelumnya gagal menjaga peluang memperebutkan posisi kelima.
“Kami bersyukur atas kemenangan hari ini. Setelah hasil yang kurang sesuai harapan pada pertandingan sebelumnya, para pemain mampu menunjukkan karakter, semangat juang, dan mental yang baik untuk bangkit menghadapi Mongolia,” ujar Manajer Timnas Voli Putri U-18 Indonesia Luciana Taroreh dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Indonesia mengawali pertandingan dengan tekanan setelah Mongolia merebut set pertama 25-22. Namun, Arimbi dan kawan-kawan mampu memperbaiki ritme permainan pada set kedua untuk menyamakan kedudukan melalui kemenangan 25-20.
Momentum tersebut membuat permainan Indonesia semakin lepas. Skuad Merah Putih tampil lebih solid dalam serangan dan pertahanan pada set ketiga hingga membatasi Mongolia hanya meraih 12 poin.
Dominasi Indonesia berlanjut pada set keempat. Pertahanan yang lebih disiplin dan serangan yang efektif membuat Mongolia kesulitan mengembangkan permainan, sebelum Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan 25-17.
Luciana menyebut hasil tersebut penting untuk membangun kepercayaan diri para pemain muda Indonesia, namun ia menegaskan masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki agar tim dapat bersaing lebih baik di level Asia.
“Kemenangan ini tentu penting bagi tim, tetapi perjalanan masih belum selesai. Masih ada beberapa aspek teknis yang harus terus diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan. Kami berharap hasil ini dapat menjadi modal kepercayaan diri bagi para pemain untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di level Asia,” kata Luciana.
Sebelum menghadapi Mongolia, peluang Indonesia untuk memperebutkan peringkat kelima terhenti setelah kalah tipis 2-3 dari Kazakhstan pada laga klasifikasi peringkat 5-8, Senin (6/7).
Dalam pertandingan itu, Indonesia menyerah 25-17, 23-25, 17-25, 25-21, 13-15 meski sempat unggul 12-9 pada set penentuan.
Langkah Indonesia menuju babak empat besar sebelumnya juga terhenti setelah kalah dari tuan rumah Thailand pada perempat final.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa serta dukungan kepada Timnas Putri U-18. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Luciana.
Meski belum mampu menembus enam besar, kemenangan atas Mongolia menjadi penutup positif bagi Indonesia. Pengalaman menghadapi lawan-lawan kuat Asia diharapkan menjadi bekal penting bagi pengembangan para pemain muda Indonesia ke depan. ant
