JAKARTA – Menjelang dimulainya tahun ajar­an baru 2026/2027, sejumlah rumah kon­veksi meningkatkan kapasitas produksi se­ragam sekolah untuk memenuhi lonjakan per­mintaan dari masyarakat. Produksi sera­gam bahkan ditingkatkan hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Peningkatan pro­duksi dilakukan untuk mengantisipasi ti­ng­ginya kebutuhan seragam sekolah men­jelang dimulainya kegiatan belajar mengajar. Permintaan datang dari berbagai daerah, ba­ik dari pembeli eceran maupun toko per­le­ng­kapan sekolah.

Menurut seorang produsen pakaian se­ra­gam sekolah, kondisi ini sudh menjadi ru­tin setiap tahun, dimana mereka mm­pro­duk­si akan lebih banyak.

Seragam yang diproduksi dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp69.000 hing­ga Rp130.000 per potong, bergantung pada je­nis bahan yang digunakan serta ukuran pa­kaian. Perbedaan harga juga dipengaruhi oleh kualitas kain dan spesifikasi seragam ya­ng dipesan.

Pelaku usaha konveksi memanfaatkan m­omentum tahun ajaran baru sebagai pe­riode puncak penjualan yang berkontribusi sig­nifikan terhadap peningkatan penda­patan.

Selain menambah volume produksi, se­ba­gian konveksi juga meningkatkan jumlah te­naga kerja sementara untuk mempercepat proses penyelesaian pesanan.

Momentum musim masuk sekolah di­harapkan dapat terus mendorong aktivitas in­dustri konveksi lokal sekaligus me­ng­ge­rak­kan sektor usaha kecil dan menengah ya­ng bergerak di bidang produksi pakaian se­ra­gam. cnn/mb06

JAKARTA – Menjelang dimulainya tahun ajar­an baru 2026/2027, sejumlah rumah kon­veksi meningkatkan kapasitas produksi se­ragam sekolah untuk memenuhi lonjakan per­mintaan dari masyarakat. Produksi sera­gam bahkan ditingkatkan hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Peningkatan pro­duksi dilakukan untuk mengantisipasi ti­ng­ginya kebutuhan seragam sekolah men­jelang dimulainya kegiatan belajar mengajar. Permintaan datang dari berbagai daerah, ba­ik dari pembeli eceran maupun toko per­le­ng­kapan sekolah.

Menurut seorang produsen pakaian se­ra­gam sekolah, kondisi ini sudh menjadi ru­tin setiap tahun, dimana mereka mm­pro­duk­si akan lebih banyak.

Seragam yang diproduksi dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp69.000 hing­ga Rp130.000 per potong, bergantung pada je­nis bahan yang digunakan serta ukuran pa­kaian. Perbedaan harga juga dipengaruhi oleh kualitas kain dan spesifikasi seragam ya­ng dipesan.

Pelaku usaha konveksi memanfaatkan m­omentum tahun ajaran baru sebagai pe­riode puncak penjualan yang berkontribusi sig­nifikan terhadap peningkatan penda­patan.

Selain menambah volume produksi, se­ba­gian konveksi juga meningkatkan jumlah te­naga kerja sementara untuk mempercepat proses penyelesaian pesanan.

Momentum musim masuk sekolah di­harapkan dapat terus mendorong aktivitas in­dustri konveksi lokal sekaligus me­ng­ge­rak­kan sektor usaha kecil dan menengah ya­ng bergerak di bidang produksi pakaian se­ra­gam. cnn/mb06