Mata Banua Online
Senin, Juni 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Mahasiswa ULM Teliti Strategi Putik Bersih

Dinilai Sukses Edukasi Warga Memilah Sampah

by Mata Banua
8 Juni 2026
in Banjarmasin
0
KOMUNITAS Putik Bersih Banjarmasin yang dinilai aktif mengedukasi masyarakat memilah sampah melalui media sosial. (Foto:ant/ist )

BANJARMASIN – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2023 dari Fakultas Ilmu Sosal dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat (FISIP ULM) Banjarmasin, melakukan penelitian strategi komunikasi yang dilakukan komunitas Putik Bersih dalam mengedukasi warga memilah sampah di wilayah Kota Banjarmasin.

Ketertarikan mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2023 FISIP ULM pada penelitian komunitas ini muncul, karena Putik Bersih dinilai sukses mengedukasi melalui media sosial untuk mendorong kesadaran masyarakat memilah sampah dari sumbernya.

Berita Lainnya

Tahun Ini, Pendaftaran Peserta Didik SD Full Online

Tahun Ini, Pendaftaran Peserta Didik SD Full Online

8 Juni 2026
Bersihkan Sungai Martapura, Polda Dukung Program ASRI Presiden Prabowo

Bersihkan Sungai Martapura, Polda Dukung Program ASRI Presiden Prabowo

8 Juni 2026

Dalam keterangan pendiri komunitas Putik Bersih, Roro Mena Ayu A bahwa edukasi dilakukan melalui media sosial dengan mengunggah poster hingga reels.

“Kalau yang lewat media sosial, biasanya kita naikkan layer atau poster biar banyak yang tertarik, atau yang mulai sadar kita bikin beberapa reels, yang memang kita tunjukkan betapa daruratnya sampah,” ucapnya saat diwawancarai melalui Google Meet pada Senin (8/6).

Komunitas Putik Bersih ini juga aktif tampil sebagai pembicara di RRI, TVRI, dan sejumlah channel radio, serta berkolaborasi dengan instansi pemerintah maupun swasta melalui workshop dan challenge di media sosial.

“Kalau yang secara langsung itu, karena kita memang banyak berkolaborasi juga dalam beberapa instansi, baik di pemerintahan maupun di instansi swasta, jadi kita di sana terlibat langsung pada saat kita melaksanakan workshop itu,” ujarnya.

Roro menuturkan pula keteladanan menjadi kunci agar masyarakat mau memilah sampah secara mandiri tanpa bergantung pada komunitas.

“Terus dari kitanya sendiri, kita nyontohin, kalau kitanya gak nyontohin, gimana mau menjadi contoh untuk orang lain. Small step big impact, mulai dari hal kecil dulu untuk mendapatkan impact yang lebih besar di kemudiannya,” ujarnya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper