Mata Banua Online
Senin, Juni 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Nilai TKA Banjarbaru tertinggi se-Kalsel

by Mata Banua
7 Juni 2026
in Banjarbaru
0
E:\8 Junni\hal 5\OK.JPG
WALIKOTA Banjarbaru Erna Lisa Halaby bersama murid SD dan SMP dalam suatu kegiatan di Lapangan Dr Murdjani Banjarbaru beberapa waktu lalu.(Foto:mb/ ant/mc kominfo bjb)

BANJARBARU – Kota Banjarbaru mencatat prestasi membanggakan setelah hasil sementara Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 meraih rata-rata nilai tertinggi jenjang SD dan SMP, sekaligus melampaui capaian rata-rata provinsi maupun nasional.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, rata-rata nilai Bahasa Indonesia dan Matematika siswa SD mencapai 70,25 dan 47,65, sementara jenjang SMP, rata-rata nilai Bahasa Indonesia 70,83 dan Matematika 43,44.

Berita Lainnya

E:\8 Junni\hal 5\Warga binaan Lapas Kelas II Banjarbaru, mendapatkan penyuluhan.jpg

Dinkes Suluh Warga Lapas Soal Hantavirus

7 Juni 2026
Merajut Ukhuwah ASN Banjarbaru yang Bermartabat

Merajut Ukhuwah ASN Banjarbaru yang Bermartabat

4 Juni 2026

Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby di Banjarbaru, Sabtu, mengucapkan rasa syukur karena hasil sementara itu menjadi bukti upaya peningkatan mutu pendidikan yang dilakukan berjalan pada jalur yang tepat.

“Alhamdulillah, hasil TKA tahun ini menunjukkan Banjarbaru memiliki nilai tertinggi di Kalsel serta berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Ini prestasi yang membanggakan bagi dunia pendidikan kita,” ujar Lisa.

Meski demikian, Lisa mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri karena peningkatan kemampuan numerasi atau penguasaan Matematika masih menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat perhatian bersama.

Lisa menilai rendahnya capaian Matematika tidak semata-mata disebabkan kemampuan siswa, tetapi juga berkaitan metode pembelajaran, kualitas bahan ajar, dan kemampuan guru membangun minat belajar peserta didik.

“Pemko terus memperkuat kualitas pembelajaran Matematika melalui evaluasi metode pengajaran, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan bahan ajar mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berdaya saing,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru, Abdul Basit, mengatakan capaian itu menjadi motivasi terus meningkatkan mutu pendidikan melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

“Prestasi yang dicapai harus menjadi dorongan bekerja lebih baik lagi agar kualitas pendidikan di Banjarbaru terus meningkat.Tugas kita berikutnya adalah mempertahankan sekaligus meningkatkannya,” kata Basit.

Ditambahkan Basith, peningkatan capaian tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun global. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper