
BANJARMASIN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -128 di wilayah Ujung Desa Sungai Gampa, Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin mendapat apresiasi warga karena dinilai membantu membuka akses masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan infrastruktur di kawasan rawan banjir.
Program itu ditandai dengan menggunting pita yang dilakukan Walikota Banjarmasin H M Yamin, dan Komanda Kodim 1007/Banjarmasin Kolonel Slamet Riyadi, di lokasi TMMD, Kamis (21/5),
Pada kegiatan TMMD kali ini, Kodim 1007/Banjarmasin melakukan pembangunan atau pengerasan jalan, pemasangan gorong-gorong, rehab jembatan, rehab masjid, dan juga renovasi rumah tidak layak huni yang ada di desa tersebut.
Walikota Banjarmasin H M Yamin menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program itu sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan akses jalan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kegiatan sehari-hari.
“Pertama, terima kasih kepada TMMD yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Tentunya ini sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan akses jalan untuk menunjang kegiatan ekonomi dan aktivitas lainnya,” ujarnya.
Ia mengatakan, pembangunan jalan di kawasan tersebut juga harus mempertimbangkan kondisi lingkungan, terutama persoalan banjir dan pasang air yang kerap terjadi di Banjarmasin.
“Kalau terlalu rendah, nanti saat air naik akan berisiko rusak lagi. Jangan sampai sudah diaspal kemudian rusak karena hujan dan banjir. Jadi harus menyesuaikan kondisi, kalau memang airnya tinggi maka jalannya juga harus ditinggikan agar lebih aman,” katanya.
Sementara, Dandim 1007/Banjarmasin Slamet Riyadi memaparkan, untuk proses pekerjaan pembangunan jalan sepanjang 450 meter dengan pengerasan dan ditinggikan, akan selesai dalam waktu 50 hari.
“Yang sebelumnya rendah itu kita tinggikan kurang lebih sekitar 50 cm, agar air tidak mudah masuk atau terendam,” katanya.
Ia menjelaskan, jalan yang dilakukan pengerasan tersebut menghubungkan antara dua desa. Yang ada sebelumnya hanya jalan setapak dan kerap tergenang banjir.
“ Jalan ini sangat bermanfaat karena menghubungkan kampung satu dengan kampung lainnya yang sebelumnya masih berupa jalan tanah, becek dan sering banjir,” ungkapnya.
Selain meningkatkan akses dan perekonomian masyarakat, TMMD juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Pekerjaan ini dikerjakan bersama-sama antara masyarakat dan TNI, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tutup Dandim. via

