
BANJARMASIN – Plh Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP R Djoko S menegaskan bila sopir mobil Ertiga yang terbakar akibat kecelakaan diatas Jembatan Alalak bukan anggota Polri.
Hal itu disampaikannya kepada awak media di Banjarmasin, kemarin, sekaligus menjelaskan bahwa yang ada di dalam mobil ertiga bukan anggota Polri dan mereka tidak dalam pengaruh minuman beralkohol, seperti isu santer di medsos. “Korban bukan anggota Polri,” tegas AKP R Djoko S.
Plh Kasat Lantas, AKP R Djoko S menambahkan informasi beredar di media sosial, kecelakaan terjadi karena sopir mengkonsumsi minuman beralkohol.
“Sopir tidak dalam kondisi mabuk atau kecelakan karena saling tabrak. Kebakaran terjadi, bahan bakar motor tumpah akibat terseret timbul percikan api, lalu mobil dan motor terbakar. Sopir dan penumpang luka lecet,” jelasnya.
Pemotor thunder karena panik mobil terbakar, mereka berdua memilih kabur, saat insiden terjadi mobil dan motornya terbakar.
Sementara itu Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregar melalui Kasi Humas, Ipda Adi HS di Banjarmasin memastikan polantas sudah melakukan olah TKP.
“Sudah dilakukan olah TKP, motor dan mobil jalan satu arah dari kota Banjarmasina kearah Barito Kuala,” ucapnya.
Satu motor mau mendahului terjadi kecelakaan diatas jembatan Alalak, menyebabkan terbakarnya dua motor suzuki thunder dan mobil suuki ertiga. “Iya, mereka sama sama satu arah dari Banjarmasin, tujuan sama arah ke kawasan Barito Kuala,” tegasnya.
Kasi Humas menyebut, hasil penyelidikan oleh Unit Gakkum membawahi Laka, kecelakaan terjadi disebabkan karena salah satu pengendara pemotor coba mendahului dari kiri mobil, tetapi dengan cara memotong ke kanan mobil ertiga.
Pengemudi mobil remaja berinisial J (27) mencoba menghindar dengan banting setir, tetap saja mobil mengenai motor thunder, akibatnya muncul percikan api.
“Akibat benturan ada percikan api mengenai bahan bakar yang tumpah dari jeriqen dari motor thunder dan mobil serta motor terbakar,” katanya kemarin.
Dari keterangan sopir saat mobil terbakar sopir banting setir kearah kanan, tapi oleng kearah kiri menyerempet motor thunder lainnya dan turut terbakar.
“Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, hanya mobil, dua motor yang terbakar, J hanya lecet dan penmpang wanita berinisial L (25) warga Batola selamat, kedua pengendara thunder yang melarikan diri, tidak diketahui keberadaannya. sam/ani

