
Martapura (ANTARA) – Wakil Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Said Idrus Al Habsyi bersama ribuan jamaah menghadiri haul ke-15 Tuan Guru Besar (alm) HM Jadzouly Fadhil atau yang dikenal masyarakat sebagai Abah Anang Djazouly.
Ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Martapura dan sekitarnya memadati lokasi haul mengikuti rangkaian doa zikir bersama dalam suasana khidmat dan religius di Komplek Pangeran Antasari, Martapura, Sabtu malam.
Wabup Banjar Said Idrus Al Habsyi di Martapura, Ahad mengatakan haul menjadi momentum untuk meneladani perjuangan dakwah dan akhlak mulia Abah Anang Djazouly yang dikenal dekat seluruh lapisan masyarakat.
“Abah Anang ulama besar Banjar yang memberikan banyak teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Beliau mengajarkan pentingnya ilmu, akhlak, dan kebersamaan tanpa membedakan status sosial,” ujar Wabup.
Wabup yang hadir bersama alim ulama, habaib, tokoh masyarakat serta jajaran Pemkab Banjar dan undangan mengajak masyarakat terus menjaga tradisi keagamaan dan silaturahmi melalui kegiatan haul.
“Pemkab Banjar sangat mengapresiasi pelaksanaan haul ini karena selain mempererat ukhuwah Islamiyah, juga pengingat meneruskan perjuangan para ulama membangun masyarakat yang religius dan harmonis,” ucapnya.
Haul dimulai dengan pembacaan Maulid Habsyi dan suasana semakin khusyuk saat syair Ya Syaikh Samman dilantunkan, dilanjutkan zikir nasyid, pembacaan tahlil dan doa bersama untuk almarhum.
Abah Anang dikenal sebagai ulama kharismatik Banjar yang memiliki kedalaman ilmu fiqih, tauhid dan tasawuf, sosok Al Arif Billah serta merupakan keturunan kelima Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary.
Semasa hidupnya, Abah Anang pernah menjabat sebagai Mufti Kesultanan Banjar dan dikenal luas karena kedekatannya dengan masyarakat dari berbagai daerah baik Kalsel maupun luar tanpa membedakan kalangan.
Abah Anang wafat Jumat, 14 Oktober 2011 dalam usia 74 tahun setelah sempat menjalani perawatan akibat sakit dan dimakamkan di Komplek Pangeran Antasari Martapura yang ramai diziarahi masyarakat. ant

