Mata Banua Online
Senin, Mei 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

DKP3 Tabalong gandeng ULM kembangkan budidaya cabai tiung Tanjung

by Mata Banua
11 Mei 2026
in Lintas
0

 

PERCOBAAN-Cabai tiung Tanjung yang dibudidayakan di lokasi percobaan Liang Anggang Kota Banjarbaru oleh tim peneliti Fakultas Pertanian ULM Banjarbaru. (foto:mb/ant)

TANJUNG-Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam pengembangan budidaya cabai tiung Tanjung di luar daerah asal.

Berita Lainnya

PPIH perketat pemeriksaan barang bawaan JCH asal HSU

PPIH perketat pemeriksaan barang bawaan JCH asal HSU

10 Mei 2026
Mahmudin Wajib Bersihkan Masjid Selama 8 Bulan

Mahmudin Wajib Bersihkan Masjid Selama 8 Bulan

7 Mei 2026

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong Fahrul Raji mengatakan kerjasama berupa penelitian tingkat adaptasi cabai tiung Tanjung di luar Tabalong.

“Dari hasil penelitian tim ULM membuktikan cabai tiung Tanjung adaptif dan ciri khasnya masih sama meski ditanam di luar Tabalong,” jelas Fahrul.

Kedepannya DKP3 setempat akan lebih mengoptimalkan penyebarluasan budidaya cabai ini ke petani hingga masyarakat perkotaan dengan memanfaatkan pekarangan termasuk edukasi penanggulangan hamanya.

Sebelumnya tim Fakultas Pertanian ULM Banjarbaru telah menyampaikan hasil akhir penelitian dengan judul “Demplot Pengembangan Budidaya Cabai Tiung Tanjung di Luar Daerah Kabupaten Tabalong”.

Ketua tim peneliti Yudhi Ahmad Nazari menjelaskan, parameter pertumbuhan, bobot buah hingga tingkat kepedasan cabai tiung Tanjung terbukti tidak menunjukkan perbedaan dengan wilayah asal produksinya yaitu di Tabalong.”Tingkat kepedasan cabai tiung Tanjung di luar wilayah Tabalong masuk dalam kategori pedas dengan tingkat kepedasan 60.800 SHU, tak beda dengan di wilayah asal,” jelas Yudhi.

Bagi Yudhi yang juga dosen di Fakultas Pertanian ULM, manfaat mengembangkan cabai tiung Tanjung di luar daerah asal dapat memperluas penyebaran varietas unggulan berkualitas ke wilayah lain.

Selain itu diversifikasi produksi pertanian yang mendukung ketahanan pangan dan Mendapatkan data uji lapang untuk evaluasi adaptabilitas varietas.

Cabai Tiung Tanjung sendiri merupakan varietas lokal cabai rawit yang dikenal dengan produksi tinggi dan kualitas bagus.{{an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper