Mata Banua Online
Senin, Mei 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PPIH perketat pemeriksaan barang bawaan JCH asal HSU

by Mata Banua
10 Mei 2026
in Lintas
0

 

PEMERIKSAAN-Foto saat pemeriksaan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin pada barang bawaan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 11 asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, pada Jumat (08/05/2026). (foto:mb/ant)

BANJARMASIN-Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin melakukan pemeriksaan ketat koper Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 11 asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, pada Jumat.

Berita Lainnya

Mahmudin Wajib Bersihkan Masjid Selama 8 Bulan

Mahmudin Wajib Bersihkan Masjid Selama 8 Bulan

7 Mei 2026
Puluhan perajin HSS ikuti pendampingan sentra IKM kerajinan bambu

Puluhan perajin HSS ikuti pendampingan sentra IKM kerajinan bambu

6 Mei 2026

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan barang bawaan jemaah, sesuai regulasi penerbangan internasional demi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan menuju tanah suci.

Kasi Bina Haji dan Umrah Kemenag HSU, Hj Dwi Hariyati menjelaskan, petugas masih menemukan bahan mentah dan barang elektronik berbahaya dalam bagasi.

“Barang yang sifatnya bisa berkembang atau kategori bibit tanaman dilarang keras masuk koper demi mencegah potensi organisme pengganggu tumbuhan,” ujar Dwi.

Dwi menambahkan bahwa larangan juga berlaku bagi perangkat elektronik seperti power bank yang seharusnya diletakkan di dalam tas kabin, bukan bagasi.

“Power bank tidak diperkenankan masuk ke bagasi demi keselamatan penerbangan, barang temuan tersebut terpaksa dikeluarkan dan diserahkan kembali kepada petugas,” tambahnya.

Dwi mengapresiasi jemaah yang kini mulai patuh dengan tidak lagi membawa peralatan masak listrik seperti rice cooker atau blender ke pesawat.

“Kami mengapresiasi kepatuhan jemaah, meskipun edukasi tetap kami lakukan secara masif agar semua sesuai regulasi yang berlaku saat ini,” ujar.

Melalui sterilisasi ini, diharapkan seluruh jemaah asal HSU dapat berangkat dengan aman serta fokus menjalankan ibadah haji dengan tenang tanpa kendala.{[an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper