Mata Banua Online
Senin, Mei 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pertalite Hilang di Sejumlah SPBU

by Mata Banua
10 Mei 2026
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Juru bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menjelaskan, penyebab bahan bakar minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite tidak dijual di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina. Hal ini karena terjadi perubahan layanan.

“Untuk beberapa SPBU Pertamina di Jakarta memang ada upgrade, perubahan status dari SPBU biasa menjadi SPBU Signature yang memang memberikan layanan dan fasilitas premium,” ujar Anggia.

Berita Lainnya

Beli Motor Listrik Dapat Subsidi Rp5 Juta

Beli Motor Listrik Dapat Subsidi Rp5 Juta

10 Mei 2026
Bank Kalsel Mengajarkan Jadi Langkah Nyata Ajak Pelajar Melek Finansial Sejak Dini

Bank Kalsel Mengajarkan Jadi Langkah Nyata Ajak Pelajar Melek Finansial Sejak Dini

10 Mei 2026

Anggia menjelaskan bahwa BBM subsidi seperti Pertalite dan biosolar masih dijual di SPBU biasa. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa tidak dijualnya Pertalite di sejumlah SPBU Pertamina bukan karena Pertamina berhenti menyalurkan BBM subsidi. “Hanya memang ada perubahan layanan dan status di beberapa SPBU-nya,” ujar Anggia.

Dalam kesempatan tersebut, Anggia juga memastikan bahwa PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga wajib menyalurkan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) RON 90 atau Pertalite melalui penyalur atau SPBU yang telah diberi penugasan oleh BPH Migas.

“Penugasan dilakukan secaa triwulan untuk memastikan ketersediaan kuota, penyalur, serta kebutuhan konsumen pengguna di kabupaten/kota,” ucap Anggia.

Pernyataan tersebut terkait viralnya pengumuman sejumlah SPBU Pertamina yang berhenti menjual Pertalite. Pengumuman tersebut lantas disusul perubahan status sejumlah SPBU Pertamina menjadi SPBU Signature.

Dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, SPBU Pertamina Signature menawarkan berbagai layanan tambahan. Konsumen yang melakukan pengisian BBM minimal Rp 350 ribu, misalnya, akan mendapatkan layanan semir ban gratis.

Selain itu, petugas juga menyediakan kotak sampah bagi konsumen yang ingin membuang sampah kecil seperti tisu atau kertas. SPBU ini juga dilengkapi fasilitas umum yang lengkap, mulai dari mushala bersih dengan perlengkapan sholat, antara lain mukena, sarung, dan Alquran, area wudhu, hingga toilet yang bersih.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga menyetop sementara distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis biosolar di SPBU Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Bali, karena terjadi praktik curang.

“Sanksi itu diberikan mulai 8 Mei ini sampai 30 hari mendatang,” kata Manajer Komunikasi, Relasi, dan CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Ahad Rahedi di Denpasar.

Sebagai mitigasi jangka panjang, pihaknya berencana memberakukan sistem kerja sama operasi (KSO) antara Pertamina dan pemilik SPBU sebagai bentuk perbaikan sistem manajemen.

Sedangkan untuk jangka pendek, pihaknya melakukan pengaturan ulang pada sistem kode batang (barcode) dan tera metrologi SPBU dengan nomor registrasi 5480147 itu menjadi nol. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper