Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

DLH Kotabaru Turun Ke Jalan Bersihkan Sampah Pakai Kebaya

by Mata Banua
23 April 2026
in Kotabaru
0

 

BERSIHKAN SAMPAH-Momentum peringatan Hari Kartini dimaknai dengan aksi nyata oleh jajaran Dinas LH Kotabaru, dengan mengenakan kebaya, para perempuan DLH turun langsung ke jalan membersihkan sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. (foto:mb/ist)

KOTABARU – Momentum peringatan Hari Kartini ke-147 pada 21 April 2026, dimaknai dengan aksi nyata oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru. Dengan mengenakan kebaya, para perempuan DLH turun langsung ke jalan membersihkan sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Berita Lainnya

DPRD Kotabaru Hadiri Rapat Kolaborasi TJSLP Bersama Pemprov Kalsel

DPRD Kotabaru Hadiri Rapat Kolaborasi TJSLP Bersama Pemprov Kalsel

22 April 2026
Pemkab Kotabaru Gandeng Bank BSI

Pemkab Kotabaru Gandeng Bank BSI

21 April 2026

Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini menjadi inspirasi bahwa peran perempuan tidak pernah lekang oleh zaman.

Tak sekadar seremoni, peringatan ini menjadi refleksi atas kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.

Meski di bawah terik matahari, para petugas perempuan tetap bersemangat melakukan aksi bersih-bersih. Kepala DLH Kotabaru, Melinda Ratna Agustina, mengatakan penggunaan kebaya dalam kegiatan tersebut sebagai simbol karakter perempuan Indonesia.

“Kita ingin menampilkan ciri khas budaya wanita Indonesia. Bahwa perempuan itu santun, tetapi tetap pekerja keras,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan bagian dari program resmi, melainkan bentuk spontanitas dalam memaknai Hari Kartini.

Melinda juga menyebut, peran perempuan dalam pengelolaan sampah sangat dominan, bahkan mencapai sekitar 80 persen. Hal itu terlihat mulai dari pengelolaan sampah rumah tangga hingga aktivitas di TPS, TPST, dan TPS3R yang sebagian besar dilakukan oleh perempuan.

“Ini sangat sinkron dengan semangat Hari Kartini. Perempuan Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan,” tambahnya.

Menurutnya, jika dahulu Kartini memperjuangkan hak pendidikan dan kebebasan berpikir, kini perempuan Indonesia melanjutkannya melalui aksi nyata menjaga bumi.

Ia pun menegaskan, bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan masyarakat.

Ketulusan dan kedisiplinan dalam bekerja menjadi bukti bahwa pengabdian tidak diukur dari jabatan, melainkan dari manfaat yang diberikan kepada banyak orang. (ebet/mb03)

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper