
KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan aparatur.
Hal ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kotabaru, dalam kegiatan sosialisasi service excellent dan pelatihan manajemen keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bamega Lantai 2 Kantor Bupati, Senin (20/4/2026), diikuti Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin bersama para kepala SKPD.
Usai kegiatan, Eka Saprudin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan BSI. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya menekankan pentingnya pelayanan prima di lingkungan SKPD, tetapi juga memberikan pemahaman terkait pengelolaan keuangan pribadi ASN.
“Kerja sama ini mencakup dua hal penting, yakni peningkatan kualitas pelayanan di SKPD melalui konsep service excellent, serta manajemen keuangan individu bagi ASN agar memiliki kesiapan finansial menjelang purna tugas,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini masih banyak ASN yang menghadapi persoalan keuangan karena penghasilan yang diperoleh habis untuk kebutuhan konsumtif tanpa perencanaan jangka panjang.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para ASN mampu mengatur keuangan dengan lebih bijak serta memiliki tabungan atau investasi untuk masa depan.
“Harapannya, ini menjadi bekal bagi ASN agar tetap sejahtera saat memasuki masa pensiun, sekaligus mampu meningkatkan kinerja karena kondisi keuangan yang lebih terkelola,” tambahnya.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Kotabaru, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, termasuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Banyak masyarakat masih cenderung mengutamakan keinginan dibanding kebutuhan, sehingga keuangan tidak terkelola dengan baik. “Kami juga mengingatkan agar berhati-hati dalam memilih investasi dan memastikan dilakukan melalui lembaga resmi,” jelasnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kotabaru, tetapi juga mendorong kesejahteraan ASN melalui pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan terencana. (ebet/mb03)

