Mata Banua Online
Selasa, April 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Banjar Tekan Kasus TBC

by Mata Banua
20 April 2026
in Martapura
0
WAKIL Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi (dua dari kiri) saat menghadiri Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Hari Tuberkulosis Sedunia tingkat Kabupaten Banjar di Banjarbaru, Kamis (16/4). (Foto:mb/ant/mc kominfo bjr)

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menekan kasus tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi persoalan kesehatan serius termasuk di kabupaten setempat.

Langkah tersebut ditegaskan Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi, saat membuka rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Hari Tuberkulosis Sedunia tingkat Kabupaten Banjar di Kota Banjarbaru, Kamis.

Berita Lainnya

Samsat Martapura Audiensi dengan Sekda Banjar

Samsat Martapura Audiensi dengan Sekda Banjar

20 April 2026
TBC Masih Jadi Masalah Serius

TBC Masih Jadi Masalah Serius

19 April 2026

Wabup menekankan, penanganan TBC tidak bisa dilakukan parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak hingga mengajak meningkatkan kesadaran dan kepedulian pencegahan serta penanggulangan penyakit itu.

Said Idrus menyebutkan, berdasarkan Global TBC Report 2024, Indonesia masih menempati peringkat kedua dunia dengan estimasi 1.090.000 kasus baru dan angka kematian mencapai 125.000 jiwa.

“Melalui peringatan Hari TBC Sedunia, kami mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kesadaran kepedulian dan mencegah serta penanggulangan TBC yang tidak hanya dilakukan sektor kesehatan tetapi lintas sektor,” ujarnya.

Wabup mengungkapkan, hingga Maret 2026 di Kabupaten Banjar tercatat sebanyak 237 kasus TBC atau sekitar 25,23 persen yang telah ternotifikasi yang menunjukkan TBC masih menjadi tantangan besar yang harus ditangani.

Wabup juga menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mencapai target eliminasi TBC serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bebas stigma atas penyakit itu.

“Komitmen bersama dan langkah nyata seluruh pihak harus dibangun.

Mari ciptakan lingkungan yang sehat, hilangkan stigma terhadap penderita, bersama-sama mendukung proses penyembuhan mereka,” ajaknya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Banjar, Noripansyah, mengatakan peringatan Hari TBC Sedunia menjadi momentum penting memperkuat sinergi meningkatkan kesadaran bersama penanganan TBC.

“Kegiatan koordinasi lintas sektor ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah strategis dalam upaya penanganan TBC khususnya di Kabupaten Banjar,” katanya.

Ditambahkan, penanganan TBC memerlukan langkah pendekatan komprehensif yang melibatkan seluruh sektor, mulai dari pemerintah desa, kecamatan hingga masyarakat luas sehingga hasilnya maksimal. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper