Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dewan Kotabaru Sidak Kelangkaan Susu UHT

by matabanua
16 April 2026
in Kotabaru
0
KOMISI II dan III DPRD Kotabaru saat melakukan sidak ke salah satu minimarket terkait kelangkaan susu UHT putih, Senin (13/4).

KOTABARU – Komisi II dan III DPRD Kabupaten Kotabaru bersama dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan (diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelangkaan susu UHT putih di sejumlah minimarket, Senin (13/4).

Sidak dipimpin anggota Komisi II DPRD Kotabaru Abu Suwandi dan H Abdul Kadir, sebagai tindaklanjut atas keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh produk susu UHT putih dalam beberapa waktu terakhir.

Berita Lainnya

SMKN 1 Kotabaru Gelar Pagelaran Busana

SMKN 1 Kotabaru Gelar Pagelaran Busana

18 April 2026
Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Persiapan Harjad

Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Persiapan Harjad

17 April 2026

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung ketersediaan stok di sejumlah minimarket, di antaranya Grand Surya, Wijaya Mart, Winmart, serta Indomaret. Selain itu, mereka juga berdialog dengan para pedagang untuk menggali penyebab kelangkaan.

Berdasarkan hasil sementara, ditemukan adanya keterbatasan pasokan dari distributor yang berdampak pada menipisnya stok di tingkat pedagang.

Abu Suwandi menyampaikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait memastikan distribusi kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Kelangkaan ini harus segera di atasi agar tidak merugikan masyarakat. Kami akan mendorong adanya langkah cepat dari pihak distributor maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

H Abdul Kadir menegaskan pentingnya pengawasan distribusi bahan kebutuhan pokok termasuk produk susu, agar tidak terjadi penimbunan maupun spekulasi harga di pasaran.

Ia juga mengusulkan pendataan terhadap pelaku UMKM di Kotabaru agar distribusi barang yang terbatas dapat dilakukan secara merata, khususnya bagi pelaku usaha seperti kafe yang sangat bergantung pada pasokan susu.

Sementara, Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Kotabaru Ir Ary Mardani SH ST MT menyatakan, pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan distributor guna menjaga kestabilan pasokan dan harga. “Kami akan menyurati seluruh distributor agar dapat segera memenuhi kebutuhan susu UHT di Kotabaru,” katanya.

Pemerintah daerah pun turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap tenang, sembari menunggu distribusi kembali normal dalam waktu dekat. nia

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper