
AMUNTAI-Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Tahun 2026 yang digelar di Aula KH. Ideham Chalid Amuntai.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati HSU, jajaran pejabat Pemkab HSU, serta Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Dr.Yusharto Huntoyungo.
Dalam sambutannya, Bupati H. Sahrujani menegaskan, bahwa inovasi daerah merupakan kewajiban sekaligus kebutuhan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, setiap kepala daerah wajib melaporkan inovasi daerahnya setiap tahun. Inovasi ini akan dinilai melalui Innovation Government Award (IGA) dan menjadi tolok ukur kemajuan daerah,” tegasnya.
Bupati juga mengaitkan pentingnya inovasi dengan visi besar HSU Bangkit, yang menekankan pembangunan daerah yang berkeadilan, unggul, kreatif, serta menjadi pusat agrominapolitan penopang logistik Kalimantan Selatan.
Menurutnya, kreativitas yang dimaksud dalam visi tersebut, adalah kemampuan untuk terus berinovasi dalam berbagai sektor pemerintahan dan pelayanan masyarakat.”Melalui inovasi, kita dapat meningkatkan pelayanan publik, mendorong partisipasi masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa bersama Wakil Bupati, pihaknya telah menciptakan 21 program unggulan kepala daerah sebagai bentuk inovasi nyata dalam pembangunan HSU.
Ia pun menantang, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih produktif dan kreatif dalam menciptakan inovasi baru.
“Saya harap ASN jangan sampai kalah dengan kepala daerah. Mari kita berlomba-lomba menciptakan inovasi demi kemajuan HSU,” tambahnya dengan penuh semangat
Bupati juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten HSU telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Inovasi Daerah, sebagai bentuk dukungan terhadap para inovator, termasuk dalam hal fasilitasi, penghargaan, hingga dukungan anggaran.
Prestasi membanggakan pun berhasil diraih Kabupaten HSU dalam tiga tahun terakhir, dengan predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang IGA dari Kementerian Dalam Negeri. Tahun 2023: Skor 60,48 (peringkat 38 nasional), Tahun 2024: Skor 70,98 (peringkat 28 nasional), Tahun 2025: Skor 73,58 (peringkat 41 nasional, peringkat 4 di Kalimantan Selatan). “Ini adalah capaian yang patut kita syukuri dan banggakan. Namun ke depan, kita harus lebih meningkatkan lagi,” ucapnya
Pada tahun 2025 lalu, HSU telah menginput sebanyak 150 inovasi, dengan 108 inovasi memenuhi syarat untuk dinilai. Tahun 2026 ini, Pemkab HSU menargetkan peningkatan signifikan dengan minimal 250 inovasi yang akan diajukan ke Kemendagri.{[suf/mb03]}

