
PELAIHARI – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Politeknik Nasional 2026 di Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) menjadi momentum penting bagi penguatan nilai keagamaan di kalangan mahasiswa vokasi.
Wakil Bupati (Wabub) Tanah Laut (Tala), HM Zazuli mengajak seluruh peserta menjadikan ajang ini sebagai ruang pembentukan karakter, bukan sekadar perlombaan.
Wabub Tala, HM Zazuli mengatakan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya dibekali keterampilan teknis, karena itu dinilai spiritual dan kecintaan terhadap Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman.
“Mahasiswa politeknik harus memiliki keseimbangan antara kemampuan teknis dan kekuatan spiritual,” ujarnya.
HM Zazuli menyebutkan, Musabaqah Tilawatil Qur’an Politeknik Nasional (MTQPN) III 2026 bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an tetapi merupakan wahana untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Tanah Laut dapat menjadi tuan rumah ajang nasional penuh makna ini,” ujar HM Zazuli seraya menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Di tengah perkembangan zaman semakin pesat, khususnya dalam dunia teknologi dan industri, mahasiswa Politeknik dituntut tidak hanya unggul dalam keterampilan dan kompetensi teknis, tetapi memiliki landasan spiritual yang kuat,” ucapnya.ris/ani

