Mata Banua Online
Kamis, April 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Menhaj: Jangan Nekat Pakai Visa Non Haji

Rombongan Haji 2026 Berangkat Pertama 22 April

by Mata Banua
15 April 2026
in Headlines
0
MERAPIKAN – Seorang petugas merapikan tempat tidur di kamar jemaah calon haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Berbagai kesiapan dilakukan menjelang operasional penerimaan jemaah haji 2026/1447 H yang akan dimulai pada 21 April 2026.

JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah M. Irfan Yusuf alias Gus Irfan memperingatkan ke seluruh warga negara Indonesia untuk tidak nekat berangkat Haji tanpa visa Haji.

“Kita berharap tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang berangkat haji tanpa menggunakan visa haji yang resmi,” kata Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (15/4).

Berita Lainnya

Berkas Kasus Andrie Diserahkan ke Pengadilan Militer

Berkas Kasus Andrie Diserahkan ke Pengadilan Militer

15 April 2026
Gubernur Ramah Tamah Bersama Pangdam XXII/TB

Gubernur Ramah Tamah Bersama Pangdam XXII/TB

15 April 2026

Gus Irfan menyampaikan pada tahun ini pemerintah Arab Saudi akan lebih ketat mengawasi itu.

Ia menyebut Arab Saudi akan lebih ketat dalam hal pemeriksaan memasuki wilayahnya nanti.

Gus Irfan mengingatkan berbagai sanksi menunggu bagi mereka yang nekat. Pada titik terparahnya ialah masuk dalam daftar hitam (blacklist) selama 10 tahun ke Arab Saudi.

“Beberapa titik titik pasti akan ada pemeriksaan, karena itu kita harap masyarakat Indonesia yang tidak memiliki visa haji mohon jangan berangkat, saya khawatir nanti akan ada permasalahan,” ujarnya.

Ia mengaku mendapat laporan dari pihak Imigrasi pada tahun lalu ada sekitar seribu orang yang ditahan di Jeddah karena tak menggunakan visa haji.

Ia juga menyebut pada tahun lalu banyak orang yang sudah terlanjur memasuki Arab Saudi tapi alhasil tidak bisa masuk ke Mekah lantaran tidak memiliki visa haji.

“Mereka hanya punya visa ziarah ataupun visa kerja,” ucapnya.

Keberangkatan haji 2026 akan dimulai dengan jemaah berkumpul di asrama pada 21 April.

Sehari kemudian, pada 22 April, gelombang pertama akan diterbangkan ke Madinah, lalu berlanjut ke Mekkah.

“Kami berharap ada kelonggaran, bapak Presiden kita harapkan bisa ada waktu untuk melepas jemaah haji rombongan pertama pada 22 April,” ucap Irfan.

Gelombang kedua akan diterbangkan dari Tanah Air menuju Jeddah pada 7 Mei sebelum dilanjutkan ke Mekkah. Seluruh jemaah ditargetkan berada di Tanah Suci pada 21 Mei 2026.

Irfan mengatakan untuk jadwal kepulangan jemaah haji Indonesia pada 2026 akan dimulai pada 1 Juni mendatang.

“Puncak haji diperkirakan tanggal 25-26 April di Arafah. Kemudian operasi pemulangan haji dimulai tanggal 1 Juni dan insya Allah berakhir pada 1 Juli 2026. Embarkasi yang kita persiapkan ada 16 embarkasi dengan tambahan baru, yaitu embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta,” ucap Irfan.

Irfan juga menyebut ada empat bandara yang menggunakan sistem fast track untuk jemaah haji 2026. Dengan sistem fast track, jemaah haji Indonesia bisa menghemat waktu dalam hal pemeriksaan imigrasi.

“Fast track ada empat bandara: Soekarno Hatta, Solo, Juanda, dan Makassar. Yang dimaksud fast track ini adalah pemeriksaan imigrasi Saudi dilaksanakan di Indonesia. Setiap begitu tiba di Saudi, jemaah bisa langsung keluar bandara menuju ke bus tanpa melakukan pemeriksaan lagi di bandara Saudi,” ucap Irfan.

Secara keseluruhan, Irfan mengatakan persiapan layanan jemaah haji Indonesia 2026 sudah hampir 100 persen.

“Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh operasional pelayanan haji. Akomodasi jemaah di Makkah meliputi 177 hotel, di Madinah ada 100 hotel.”

“Layanan konsumsi di Makkah ada 51 dapur, di Madinah ada 23 dapur. Transportasi jemaah juga sudah kami persiapkan. Untuk kesehatan kami didukung dengan 40 klinik kesehatan di Makkah dan lima klinik kesehatan di Madinah,” ujar Irfan. Web

C:\Users\Desain 01\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\keberangkatan.jpeg
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) dan wakilnya Daniel Anzar saat konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (15/4), terkait jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah haji 2026.

 

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper