
MARTAPURA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar mengintensifkan pengawasan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan makanan kemasan di wilayah setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUMPP Banjar Linda Yunianti mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan terhadap tiga sektor utama, yakni barang dalam keadaan terbungkus (kemasan) di pertokoan maupun pergudangan, ekspedisi, serta SPBU.
Ia menjelaskan, pengawasan ini sesuai arahan Kementerian Perdagangan untuk bulan ramadhan dan menjelang idul fitri, dengan sasaran timbangan di ekspedisi dan tanggal expired barang dalam kemasan.
Linda menegaskan, pengawasan dilakukan guna memastikan ketersediaan dan kualitas bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga jelang idul fitri.
“Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi SPBU di Kabupaten Banjar dinyatakan aman, dan seluruh pelabelan, kuantitas serta masa kadaluarsa. Kami mengimbau para konsumen agar tidak perlu khawatir,” ucapnya.
Sementara, Pengawas SPBU Teluk Selong Wahyu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar khususnya DKUMPP, yang telah melakukan pengawasan secara langsung.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Banjar khususnya DKUMPP yang sudah melakukan pengawasan. Ini sangat bermanfaat bagi kami guna memastikan pelayanan tetap menjadi kepercayaan bagi konsumen,” ujarnya.
Ia memastikan stok BBM saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama ramadhan hingga jelang idul fitri. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pertamina apabila terjadi kekurangan pasokan.
“Untuk stok BBM saat ini kami pastikan aman selama ramadhan hingga idul fitri nanti. Dari Pertamina sendiri kami terus berkoordinasi. Jika nantinya ada kekurangan stok, kami segera meminta tambahan dan pihak Pertamina menyetujuinya,” pungkasnya. ril/dio

