
BANJARMASIN – Dua atlet dayung Kalimantan Selatan, yakni Nadya Hafizah dan Abdul Hamid, mendapatkan panggilan dari PB PODSI untuk mengikuti seleksi pelatnas Asian Games di Nagoya, Jepang.
Mereka merupakan atlet kebanggaan Kalsel yang sudah malang melintang dengan deretan prestasinya.
Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalsel Donny Achdiat Sugian mengatakan, terakhir kedua atlet tersebut berhasil meraih medali emas dan perak pada ajang Sea Games di Thailand. “Sehingga mereka mendapatkan panggilan seleksi ke Asian Games tahun 2026 di Nagoya Jepang. Kami selalu memberikan dukungan kepada mereka,” ungkap Donny, kepada sejumlah wartawan, Jumat (30/1).
Dia berpesan kepada keduanya agar menjaga konsistensi performa mereka, saat seleksi mendatang. Menurutnya dalam seleksi para atlet pilihan ini akan menjalani serangkaian evaluasi ketat. Mulai dari tes fisik, teknik, hingga mental bertanding. Evaluasi berjalan secara berkala setiap bulan.
“Hasil evaluasi tersebut, sebagai bahan bagi pengurus cabang olahraga di daerah masing masing atlet, sebagai bahan pemantauan dan pembinaan lanjutan,” ucapnya.
Donny optimis, dengan kemampuan dan tekat dari kedua atlet Kalsel tersebut dapat berhasil dalam seleksi tersebut. Apalagi keduanya sudah memiliki prestasi yang membanggakan.
Dia membeberkan tentang Nadya dimana hasil tesnya sangat menonjol. Prestasinya jajaran top one, bahkan berapa di atas atlet lainnya, mereka turun di nomor dragon boat dan kayak. “Nomor ini menjadi modal besar untuk bersaing di level Asia,” tutur Donny.
Selain akan turun pada ajang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, kedua atlet Kalsel ini memiliki peluang untuk meraih tiket Olimpiade 2028 di Los Angeles, melalui jalur wild card. Asalkan, Nadya dan Abdul Hamid mampu menembus babak final pada Asian Games mendatang.
Donny juga mengungkapkan, PODSI Provinsi Kalimantan Selatan, terus melakukan pembinaan atlet usia dini yang tergabung pada SPOBNAS dan SPOBDA. Harapannya, agar cabang olahraga Dayung Kalsel tidak kekurangan atlet.
“Saat ini PODSI Kalsel sudah memiliki lapis 5 untuk atlet atlet usia dini yang sudah menjadi binaan,” ucapnya.
Sehingga, dengan begitu pembinaan dan regenerasi atlet dayung terus berjalan di Provinsi Kalimantan Selatan ini. via

