Mata Banua Online
Rabu, April 22, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Coba Tiru China Bikin Barang KW

by Mata Banua
16 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0

TANGERANG – Kementerian Usaha Mikro, Ke­cil, dan Menengah (Kementerian UMKM) me­ng­usulkan agar UMKM lokal dapat mem­pro­duk­si barang tiruan alias KW, mengikuti praktik ya­ng terjadi di China. Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong agar pelaku UMKM di Indonesia juga memproduksi barang tiruan atau KW seperti Cina. Adapun, usulan ini men­yu­sul akan adanya banjir produk impor murah da­ri China, termasuk barang KW, yang kini men­dominasi pasar lokal dan menekan produk UMKM.

Menurut Maman, jika China mampu membuat produk serupa de­ngan merek ternama, In­do­ne­sia seharusnya juga bisa me­la­ku­kan hal yang sama melalui ta­ng­an pengrajin lokal.

Berita Lainnya

Harga Daging Terancam Kian Mahal Imbas Harga Impor Sapi

Harga Daging Terancam Kian Mahal Imbas Harga Impor Sapi

21 April 2026
Penjual LPG Nonsubsidi Was-was Pembeli Sepi

Penjual LPG Nonsubsidi Was-was Pembeli Sepi

21 April 2026

“Mungkin ya, tapi ini baru ide. Saya pikir daripada kita re­pot-repot ya, pusing-pusing, ke­na­pa nggak UMKM kita juga pro­duksi saja tas-tas KW juga ka­yak mereka [China], ini baru ide ya. Maksud saya, kenapa nggak ki­ta coba? Jadi artinya kalau di Chi­na saja bisa bikin kayak be­gitu, kenapa di Indonesia nggak bi­sa bikin?” kata Maman.

Maman menilai usulan ini bi­sa menjadi solusi untuk me­lin­du­ngi dan memberdayakan UMKM, di tengah gempuran pro­duk KW dari Negeri Tirai Bambu.

“Iya, salahnya di mana [In­do­nesia membuat produk KW]? Na­manya [merek] kan cuma ti­ng­gal kita ubah,” tuturnya.

Dia menuturkan, jika China bi­sa memproduksi tas Louis Vuitton KW, maka UMKM lo­kal juga bisa membuat versi lokal de­ngan nama seperti ‘Louis Vu­tong’. “Misalnya tas Louis Vuitton. Kalau kita bikin pro­duk­nya sama tapi namanya Louis Vu­tong?” imbuhnya.

Bahkan, Maman juga me­man­dang bahwa UMKM tidak per­lu khawatir terhadap potensi pro­tes atau gugatan dari pemilik me­rek asli karena produk tiruan ter­sebut dibuat dan dipasarkan di da­lam negeri.

Dia menilai, selama produk KW tersebut memberikan man­fa­at bagi masyarakat dan men­du­kung keberlangsungan UMKM, maka hal itu tidak perlu ter­la­lu dipermasalahkan.

Di sisi lain, Maman men­ye­but bahwa China sudah sejak la­ma memproduksi barang-barang KW secara masif di alam negeri tan­pa menghadapi protes, baik da­ri masyarakat maupun dari pe­mi­lik merek. “Siapa yang mau pro­tes? Wong ini kita buat di tem­­pat kita sendiri. Yang penting se­lama itu bisa memberikan ke­man­faatan untuk masyarakat, un­tuk UMKM kita. Kenapa repot?” tu­turnya.

Alih-alih mengeluh soal ban­jir produk KW, Maman menilai bah­wa masyarakat Indonesia per­lu mengubah cara berpikir dan mu­lai memproduksi barang KW sen­diri sehingga UMKM bisa te­tap tumbuh. “Kita harus coba twist mindset kita deh. Jangan se­lalu kita menjadi objek men­de­rita terus. Sekali-sekali, jangan se­lalu jadi subjek dan objek pen­der­ita terus. Kita meratapi nasib pro­tes-protes kan. Sedih gitu, wah ini barang ini masuk KW-1, KW-2, KW-3 gitu. Udah lah pu­sing-pusing, kita dorong aja nan­ti [UMKM membuat produk KW],” tuturnya.

Bahkan, Maman berencana akan membuka diskusi dengan Ke­menterian Perindustrian (Ke­men­perin) untuk membahas usul­an produksi barang KW di dalam ne­geri. “Nanti saya juga akan bi­ca­ra juga dengan Kementerian Pe­rin­dustrian, Industri Kecil Me­ne­ngah. Kita dorong aja pe­ng­ra­jin-pengrajin kita bikin juga pro­duk­yang KW-1, KW-2, KW-3,” pu­ng­kasnya. bins/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper