Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kementerian Investasi Dukung CCS Melalui Penyiapan Perizinan

by Mata Banua
8 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Oktober 2025\9 Oktober 2025\7\7\4.jpg
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan menyampaikan pidato dalam The 3rd International and Indonesia Carbon Capture & Storage Center (IICCS) Forum 2025 di Jakarta.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Kementerian In­ves­tasi dan Hilirisasi/BKPM me­n­dukung jasa penyimpanan kar­bon atau carbon capture and sto­rage (CCS) di Indonesia me­la­lui penyiapan perizinan.

“Kalau dari kita dari BKPM ya­ng secara umum adalah kita men­yiapkan perizinannya. Jadi nan­ti ada hal yang menarik se­pe­nuhnya begitu katakanlah dari Ke­menterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah men­desain bagaimana wi­la­yah­nya nanti mau disiapkan, ke­mu­di­an nanti dilelangkan dan se­te­rusnya sampai jadi, itu ada pe­ri­zinan-perizinan yang ada di situ,” ujar Deputi Bidang Pro­mosi Pe­nanaman Modal Ke­men­terian In­ves­tasi dan Hilirisasi/BKPM Nu­rul Ichwan di Jakarta, Selasa

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Siap-siap Harga Minyakita Naik

Siap-siap Harga Minyakita Naik

22 April 2026

Kemudian nantinya im­ple­men­tasi dari regulasi pemerintah itu akan diterapkan juga di dalam pe­rizinan yang ada di Sistem Pe­rizinan Berusaha Terintegrasi Se­ca­ra Elektronik atau Online Si­ng­le Submission (OSS) yang ada di bawah Kementerian Investasi.

“Jadi pada dasarnya kita men­dukungnya dari sisi peri­zin­an,” ka­ta Nurul Ichwan.

Wakil Menteri Perencanaan Pem­bangunan Nasional/Wakil Ke­pala Badan Perencanaan Pem­ba­ngunan Nasional (PPN/Bap­penas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan Indonesia me­miliki peluang memasarkan ja­sa penyimpanan karbon.

Indonesia memiliki peluang da­lam hal kapasitas penyimpanan kar­bon dengan biaya yang kom­pe­titif, sehingga berpeluang besar me­masarkan jasa penyimpanan kar­bon ke luar negeri dan men­ja­dikannya sebagai sektor str­a­te­gis.

Demi mencapai itu, maka di­per­lukan pembangunan ekosistem ku­at, termasuk regulasi yang me­na­rik bagi swasta agar mau be­rin­vestasi dalam teknologi Car­bon Capture and Storage (CCS) da­lam rangka mempercepat tran­sisi energi dan mendukung target Net Zero Emission (NZE).

Kerja sama dengan Uni Ero­pa (UE) disebut dapat mem­per­kuat regulasi nasional agar lebih me­narik bagi swasta untuk be­rin­vestasi dalam CCS.

Selama 20 tahun ke depan, In­donesia berkomitmen me­ne­rap­kan pembangunan rendah kar­bon. Salah satu komponen utama da­lam upaya pengurangan emisi ada­lah percepatan transisi energi. ant/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper