Mata Banua Online
Rabu, April 22, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Siap-siap Harga Minyakita Naik

by Mata Banua
22 April 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
HARGA MINYAKTA BAKAL NAIK – Pemerintah lagi mengkaji penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) Minyakita. Ini merupakan bahasa halus yang berarti harganya akan naik, mengikuti harga kebutuhan pangan lainnya. Alasan kaji ulang, karena Minyakita selama 3 tahun terakhir tidak ada penyesuaian harga.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Pemerintah membuka pe­luang untuk menyesuaikan harga eceran ter­tinggi (HET) minyak goreng rakyat Min­ya­kita setelah lebih dari tiga tahun tidak me­ngalami perubahan. Meski demikian, ke­pu­tusan kenaikan harga masih dalam tahap ka­jian lintas kementerian dan lembaga.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Men­ko) Zulkifli Hasan (Zulhas) men­yam­pai­kan bahwa hingga saat ini belum ada pe­ru­bahan harga Minyakita.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Godzilla El Nino Sangat Pengaruhi Inflasi

Godzilla El Nino Sangat Pengaruhi Inflasi

22 April 2026

Pemerintah masih meminta perhitungan kom­prehensif sebelum mengambil ke­pu­tus­an. “Ini Minyakita memang lama tidak ada pen­yesuaian. Tadi Mendag Budi Santoso] me­ngusulkan penyesuaian, tetapi saya minta di­hitung dulu, minta BPKP [Badan Pe­ng­awasan Keuangan dan Pembangunan] dan be­berapa instansi terkait untuk menghitung ba­reng-bareng nanti baru kami rapat secara khu­sus. Jadi Minyakita tidak ada perubahan har­ga,” kata Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan Minyakta pada awa­l­nya merupakan transformasi dari minyak go­reng curah ke bentuk kemasan untuk me­ni­ngkatkan higienitas, terutama di pasar tra­disional.

Namun, kenaikan permintaan sempat ter­jadi akibat penyaluran bantuan pangan (banpang). Menurutnya, lonjakan ke­bu­tuh­an tersebut dipicu program banpang selama dua bulan dengan distribusi mencapai jutaan li­ter. Ke depan, skema bantuan akan diubah agar tidak mngganggu pasokan Minyakita di pasar.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Per­dagangan Budi Santoso menyampaikan ba­h­wa penyesuaian HET Minyakita me­mang menjadi opsi yang sedang dibahas pe­merintah.

Budi menjelaskan bahwa HET Min­ya­kita yang kini dibanderol Rp15.700 per liter sudah berlaku lebih dari tiga tahun. HET ini memerlukan penyesuaian dengan mem­pertimbangkan perkembangan biaya pro­duksi dan distribusi terbaru.

“Kita lihat kan itu sudah lama kan. Ta­hun berapa itu? Sudah 3 tahun lebih ya, 15.700 [HETMinyakita]. Kan semua harus di­sesuaikan,” kata Budi.

Meski demikian, pemerintah belum me­ng­hitung potensi besaran kenaikan HET Min­yakita. “Belum, nanti kami kaji. Ya nanti, kan dari hasil rapat tadi kami akan kaji, kami hitung lagi. Kami hitung bareng-ba­reng,” imbuhnya.

Sementara itu, Dirktur Jenderal Per­da­gangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan memastikan kajian pen­ye­suaian HET Minyakita akan dilakukan da­lam waktu dekat dengan melibatkan para pe­mangku kepentingan.

Adapun, faktor yang dipertimbangkan da­lam evaluasi HET mencakup harga min­yak sawit mentah (crude palm oil/CPO), biaya kemasan, hingga distribusi. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper