Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pertamina Batasi Penyaluran BBM Picu Antrean Kendaraan di Timika

by Mata Banua
6 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
G:\2025\Oktober 2025\7 Oktober 2025\7\9\Foto Berita 1.jpg
Antrean kendaraan roda dua dan roda empat saat hendak mengisi BBM di SPBU Jalan Yos Sudarso, Nawaripi, Timika.(foto:mb/ant)

TIMIKA – PT Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah membatasi penyaluran se­jum­lah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) ke lima Sta­siun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kota Timika hingga memicu antrean panjang ken­daraan bermotor dalam beberapa hari terakhir.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua Tengah Junaedi Kala di Timika, Se­nin, mengatakan kelangkaan BBM terutama jenis Pertamax ter­jadi karena stok menipis di depo Jober (joint bersama) di ka­was­an Pelabuhan Pomako, Dis­trik Mimika Timur.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Siap-siap Harga Minyakita Naik

Siap-siap Harga Minyakita Naik

22 April 2026

“Terkait kelangkaan saat ini un­tuk produk Pertamax karena stok menipis di Jobber. Hal ini aki­bat dari keterlambatan ke­da­ta­ng­an kapal pengangkut BBM Per­tamax karena cuaca yang tidak men­dukung,” kata Junaedi.

Dengan kondisi seperti itu, Pe­r­tamina memutuskan mem­ba­ta­si penyaluran BBM jenis Per­ta­max ke lima SPBU di Kota Timika.

“Semoga hari Selasa (7/10/) ka­palnya sudah bisa sandar dan bong­kar di Jober Pelabuhan Pomako,” kata Junaedi.

Sehubungan dengan itu, Per­tamina meminta konsumen mem­beli BBM jenis Pertamax ya­ng masih tersedia di berbagai Per­tashop di Timika.

“Harganya pun lumayan irit 100 rupiah dibanding SPBU. Ja­di masyarakat tidak perlu beli ben­sin eceran di luar karena me­reka itu tidak resmi,” kata Junaedi.

Adapun penyaluran BBM je­nis Pertalite dan Biosolar di Ti­mika akan ditambah oleh Per­ta­mi­na mulai Senin pagi.

“Kami naikkan volume pen­ya­luran ke setiap SPBU me­le­bi­hi penyaluran normal harian agar menjaga kestabilan stok,” ka­tanya, menjelaskan.

Dalam beberapa hari terakhir, an­trean kendaraan terlihat sangat pa­dat di sejumlah SPBU di Kota Ti­mika. Dan kondisi tersebut di­manfaatkan oleh para pedagang ecer­an untuk meraup keun­tu­ngan.

Di sejumlah kios pengecer BBM, harga Pertalite yang bi­a­sa­nya dijual Rp20.000 per botol air kemasan mengalami kenaikan sig­nifikan bahkan hingga men­ca­pai Rp50.000 per botol air ke­masan.

“Ini sudah terjadi beberapa ha­ri, susah sekali mencari Per­talite di Timika. Kalaupun ada ya­ng jual, bisa sampai Rp50.000 per botol,” kata salah satu warga y­ang ditemui di Jalan Yos Sudarso Timika saat mengantre BBM di SPBU setempat pada Se­nin pagi.

Saat ini terdapat lima SPBU ya­ng beroperasi di Timika yaitu SPBU Kilometer 9 Jalan Poros Ti­mika-Mapurujaya, SPBU Nawaripi, SPBU Jalan Hasanuddin, SPBU Jalan Yos Sudarso, dan SPBU SP2.ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper