
BANJARBARU – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan Pangeran Khairul Saleh mengapresiasi dan mendukung penuh langkah besar Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat melalui pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Hal tersebut diutarakan Pangeran Khairul Saleh saat memberikan pemikiran tentang manfaat besar pembentukan koperasi merah putih di Indonesia, lebih khusus lagi bagi Kalimantan Selatan, Rabu (21/5).
Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalsel di hadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Staf Ahli Koordinator Bidang Pangan RI, dan Staf Ahli Menteri Koperasi Henny Navilah.
Hadir dari daerah penyelenggara, Gubernur H Muhidin, pejabat dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, bupati dan walikota, camat, lurah dan kepala desa, serta lembaga koperasi se-Kalimantan Selatan.
Pangeran Khairul Saleh menyampaikan pentingnya semua elemen bangsa mendukung langkah besar Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Menurut Bupati Banjar periode 2005-2015 itu, terobosan besar presiden menjadikan koperasi sebagai salah satu kekuatan perekonomian besar negara di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, di latari semangat optimisme dan niat tulus upaya agar lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Ulun (saya, Red) mengharapkan dengan segala kerendahan hati kepada semua lurah, kepala desa dan segenap elemen mendukung sepenuhnya pembentukan sekaligus menjalankan Koperasi Desa/Kelurahan Koperasi Merah Putih ini, agar masyarakat di daerah lebih sejahtera dan bisa memberdayakan ekonomi di desa atau kelurahan,” katanya.
Pangeran Khairul Saleh mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sangat serius dengan pembentukan Koperasi Merah Putih ini. “Beliau dalam setiap rapat terbatas selalu mengedepankan pentingnya pemberdayaan serta memajukan masyarakat pedesaan dan masyarakat kelurahan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, alasan mengapa Koperasi Merah Putih ini menjadi atensi presiden karena untuk memajukan Indonesia menuju Indonesia Emas nantinya, dan pembangunan harus di mulai dari desa.
“Desanya maju, desa sejahtera, makmur, berarti kecamatannya sejahtera dan akan berefek positif ke tingkat kecamatan, kabupaten, kota, provinsi dan ke tingkat nasional,” jelasnya.
Khairul Saleh memaparkan, keberadaan 80 ribu koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia sebagaimana ditargetkan dapat memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi, serta mewujudkan tercapainya Indonesia Emas 2045.
“Program Koperasi Merah Putih mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong partisipasi aktif warga desa dalam perekonomian nasional. Koperasi ini dapat menjadi pilar penggerak kemandirian ekonomi Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Sebagai anggota DPR RI yang tergabung dalam komisi XIII, ia mengharapkan kementerian terkait dapat membantu kemudahan fasilitasi dan dukungan dalam bentuk apapun agar Koperasi Merah Putih di Kalsel bisa cepat terealisasi.
“Saya menaruh harapan besar kepada semua lembaga kementerian terkait membantu fasilitasi dan sarana pendukung untuk Kalimantan Selatan,” kata Khairul.
Presiden Prabowo Subianto, lanjutnya, memberikan atensi khusus terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih di Tanah Air.
Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih di rancang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa, serta menawarkan berbagai layanan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
Layanan yang disediakan, antara lain sembako dengan harga terjangkau, fasilitas simpan pinjam, serta layanan kesehatan melalui klinik dan apotek desa.
Sementara, berdasarkan rekam jejak digital, Pangeran Khairul Saleh saat menjadi Bupati Banjar pernah meraih penghargaan nasional sebagai pembina koperasi terbaik tahun 2015.
Pangeran H Khairul Saleh di nilai berhasil membina serta memajukan perkoperasian di Kabupaten Banjar di era Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. ril/ani

