Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kalsel Gencarkan RHL Melalui Kemitraan Hutan

by Mata Banua
14 Mei 2025
in Indonesiana
0
D:\2025\Mei 2025\14 Mei 2025\2\BERITA DAN FOTO UNTUK HALAMAN 2, TERBIT KAMIS 15 MEI 2025\3.jpg
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hj Fathimatuzzahra saat memimpin diskusi dengan masyarakat terkait program kemitraan hutan untuk penghijauan di Desa Belangian, Kabupaten Banjar. (foto:mb/ant)

BANJARBARU – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menggencarkan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) lewat pola kemitraan hutan bekerjasama dengan masyarakat menanam pohon guna menambah tutupan lahan di Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.

“Kerja sama dengan masyarakat desa untuk memperkuat program perhutanan sosial melalui skema kemitraan kehutanan,” kata Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Senin.

Berita Lainnya

Puluhan Motor Bali Diamankan

Puluhan Motor Bali Diamankan

22 April 2026
Paman Yani: Anggaran Harus Terserap Baik

Paman Yani: Anggaran Harus Terserap Baik

22 April 2026

Ibu Aya (sapaan akrabnya), menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan hutan lestari melalui rencana penanaman tanaman kelapa jenis genjah/entog seluas kurang lebih 300 hektare.

“Tanaman kelapa jenis ini bernilai ekonomi tinggi, termasuk juga penanaman tambahan berupa tanaman buah dan kayu untuk meningkatkan tutupan lahan dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan di Desa Belangian,” ujar Ibu Aya.

Dishut Kalsel, Tenaga Kontrak Polisi Hutan (TKPH) dan Taman Hutan Raya Sultan Adam telah meninjau kondisi lapangan, berdiskusi dengan masyarakat serta mengidentifikasi potensi dan tantangan pelaksanaan kemitraan kehutanan di wilayah tersebut.

Fathimatuzzahra menekankan kolaborasi ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang adil dan berkelanjutan.

Menurut dia, transformasi di kawasan Desa Belangian juga menjadi salah satu contoh keberhasilan RHL yang nyata, karena pada awal 2019 jalur di kawasan ini hanya berupa padang ilalang dan terlihat gersang.

Namun, berkat kerja keras masyarakat dan dukungan pemerintah, kini jalur terseut telah berubah menjadi koridor hijau yang teduh dan asri, dipenuhi oleh tanaman trambesi yang tumbuh subur.

Dia menuturkan keberadaan tanaman itu tidak hanya menambah nilai estetika, tetapi juga menciptakan suasana sejuk dan aman bagi para pecinta alam yang melintas.

Keberhasilan RHL di desa itu, kata dia, menunjukkan bahwa pelibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan bukan hanya memungkinkan, tetapi juga sangat efektif.

Oleh karena itu, ia berharap rencana kemitraan kehutanan dengan Desa Belangian dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Partisipasi masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan pengelolaan hutan berbasis kemitraan. Kami juga berharap Desa Belangian menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun hubungan harmonis antara masyarakat dan hutan, demi masa depan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan,” ujarnya. an/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper