
BANJARMASIN – Menara pandang yang menjadi menara ikonik kota Banjarmasin sudah memiliki lift yang bisa naik hingga lantai paling atas atau lantai 4.
Akhir Januari 2025 tadi, lift tersebut sudah rampung dipasang dan telah diujicoba bersama Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Meski sudah siap digunakan, namun masyarakat belum bisa menikmati fasilitas lift itu agar lebih mudah menjangkai naik ke lantai 4.
Kepala UPT Siring Menara Pandang, Naziza menjelaskan, lift terpaksa belum bisa dibuka untuk umum. Hal itu lantaran pihaknya masih menunggu beberapa syarat pengoperasian lift untuk umum.
Ia menambahkan, belum selesainya proses penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), membuat lift masih belum bisa beroperasional.
“Sebelumnya memang sudah diresmikan dan diujicoba. Cuma, SLO belum keluar dan kami menunggu itu,” ucap Naziza, Sabtu (1/2).
Tidak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan petugas khusus untuk menjaga dan bisa mengoperasionalkan lift tersebut. “Jadi saya harap masyarakat bersabar, karena demi keamanan dan kenyamanan pengunjung menara pandang,” jelasnya.
Ia menargetkan dalam sepekan atau dua pekan ke depan proses SLO selesai hingga lift sudah bisa beroperasional dan dinikmati warga Kota Banjarmasin.
Nantinya lift ini dioperasional dengan kapasitas maksimum lift sekitar 1.500 hingga 1.600 kilogram atau sekitar 20 orang dengan barat badan normal.
“Pasti setelah beroperasional nanti pengunjung sangat antusias. Makanya perlu penjagaan untuk fasilitas ini,” ujarnya.
Selain itu, rencananya lift itu juga akan dilengkapi CCTV guna menghindari hal-hal tidak diinginkan.
Diketahui sebelumnya, pembangunan lift senilai Rp 1,5 miliar itu dibangun pada November 2024 dan telah rampung pada pertengahan Desember.
Tepat di tanggal 16 Desember 2024, lift itu diresmikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dengan prosesi tapung tawar dan sempat coba menggunakan fasilitas baru tersebut. via

