Mata Banua Online
Kamis, Mei 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemko Tata Bantaran Sungai Melalui Program Kawasan Peradaban

by Mata Banua
7 Mei 2026
in Banjarmasin
0
WALIKOTA H M Yamin HR saat menghadiri expose rencana pembangunan yang disampaikan Dinas PUPR dan Dinas Perkim.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mematangkan konsep penataan kawasan bantaran sungai melalui program “Kawasan Peradaban”. Konsep tersebut dipaparkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) saat ekspose di hadapan Walikota Banjarmasin H M Yamin HR, Kamis (7/5) pagi.

Dalam pemaparan itu, kawasan permukiman yang lokasinya di Jalan Tatah Belayung, Kelurahan Tanjung Pagar tersebut memiliki luas lahan 6,78 hektare dan akan dirancang menjadi lingkungan hunian terpadu yang modern, nyaman, serta mandiri bagi masyarakat.

Berita Lainnya

Dinas PUPR dan Perkim Tangani Sejumlah Infrastruktur

Dinas PUPR dan Perkim Tangani Sejumlah Infrastruktur

7 Mei 2026
Pemeriksaan Sapi Kurban di RPH Mantuil Diperketat

Pemeriksaan Sapi Kurban di RPH Mantuil Diperketat

7 Mei 2026

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra Iriandi Wijaya dan Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin Yusna Irawan menjelaskan, kawasan tersebut akan menyediakan hunian berupa lima unit rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dengan kapasitas 100 kepala keluarga (KK), serta kawasan rumah tapak yang diperuntukkan bagi 223 KK.

Tak hanya menghadirkan hunian, konsep Kawasan Peradaban juga dilengkapi berbagai fasilitas publik penunjang, seperti sekolah terpadu, puskesmas rawat inap, masjid, pasar, hingga area retail UMKM untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, pemerintah juga merancang fasilitas pendukung lain berupa taman terbuka hijau, lapangan olahraga, TPS3R untuk pengolahan sampah, serta pos pemadam kebakaran guna menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang akan tinggal di kawasan tersebut.

Menanggapi konsep yang dipaparkan Dinas PUPR dan Perkim, Walikota H M Yamin HR memberikan sejumlah masukan strategis. Ia menyoroti adanya ketersediaan lahan sekitar lima hektare yang dinilai potensial untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut nantinya dapat menjadi pusat pendidikan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan itu.

“Kita ingin kawasan ini bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi kawasan peradaban yang benar-benar hidup, mandiri, dan memiliki pusat pendidikan untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta agar rencana pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat ditawarkan kepada pemerintah pusat agar memperoleh dukungan program maupun bantuan pembangunan ke depannya.

Dengan konsep tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap penataan bantaran sungai tidak hanya menyelesaikan persoalan permukiman, tetapi juga mampu menghadirkan kawasan hunian yang tertata, sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Banjarmasin. ril/via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper