
BANJARMASIN – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kota Banjarmasin Nuryadi mengklaim bahwa angka kemiskinan di kota Banjarmasin menurun pada 2024 tadi. Hal itu diungkapkannya berdasarkan data Dinsos yang terangkut dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Menilai populasi terbanyak dan terpadat di Kalimantan Selatan, sebanyak 73.587 kepala keluarga atau 187.895 jiwa yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).”Mereka ini penerima manfaat bantuan baik yang berasal dari Pemko atau Kementerian. Ini mulai dari bantuan beras, BLT, PKH dan lainnya,” ucap Nuryadi di Banjarmasin.
Menurut Nuryadi, jumlah tersebut belum ada peningkatan maupun penurun dari tahun-tahun sebelumnya, alias ‘stabil’. Sehingga dari sini juga bisa disimpulkan, bahwa ada sekitar 27 persen penduduk Banjarmasin masuk dalam kategori miskin.
Dijelaskannya, pihaknya nanti akan melakukan pendataan ulang dilapangan untuk melihat dan memperbarui DTKS yang mereka miliki di Banjarmasin. Apabila nantinya ada ditemukan masyarakat yang sudah berkecukupan ekonominya, maka akan dikeluarkan dari DTKS penerima manfaat.
“Nanti akan kita rekap kembali data yang sebenarnya. Kita akan mulai dari 20 kelurahan dulu,” katanya. via/rds

