Mata Banua Online
Jumat, Januari 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gubernur Kalsel Kunjungi Masjid Raya Sabilal Muhtadin

by Mata Banua
29 Januari 2025
in Pemprov Kalsel
0

 

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melakukan peninjauan langsung sarana dan prasarana Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Selasa (28/01).

Berita Lainnya

Gubernur Kalsel : Terjalin Sinergi Forkopimda Kalsel

Gubernur Kalsel : Terjalin Sinergi Forkopimda Kalsel

20 Januari 2026
Kalsel Tidak Termasuk Daerah yang Alami Inflasi

Kalsel Tidak Termasuk Daerah yang Alami Inflasi

20 Januari 2026

Kedatangan H Muhidin didampingi Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan, Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyyib dan Kepala Bagian Bina Mental dan Spiritual Biro Kesra, H Fahrurazi ini disambut Kepala Badan Pengelolaan Masjid Sabilal Muhtadin, Dr HM Tambrin dan pengurus lainnya.

Pada kunjungan itu, H Muhidin menyatakan keinginan menjadi masjid kebanggaan masyarakat Kalsel ini, nampak lebih indah dan nyaman saat masyarakat berada di kawasan tempat ibadah ini, bahkan seperti sedang rekreasi.

Area pertama yang ingin dibenahinya adalah pintu masuk bagian selatan, dengan menghilangkan atap kanopi sehingga bisa terlihat jelas dari arah jalan.

Selanjutnya, H Muhidin ingin kawasan yang banyak terdapat pohon ditata rapi dan halaman benar-benar bersih sehingga bisa dijadikan tempat santai, makan atau minum oleh masyarakat, selain untuk area shalat sewaktu-waktu jika diperlukan.

“Saya ingin membersihkan pohon-pohon di kawasan masjid, jamaah merasa nyaman berada di kawasan masjid sambut menikmati pemandangan bersama keluarga, seperti sedang rekreasi keluarga,” ujarnya.

Gubernur Kalsel ini menyebut letak toilet dan tempat wudhu supaya diatur lagi agar lebih bagus dan nyaman saat digunakan.

Selanjutnya yang tidak luput dari perhatiannya, keberadaan air mancur dan miniatur Ka’bah yang digunakan untuk latihan manasik haji. Dianggapnya kurang pas dan tidak diperhatikan saat tidak ada kegiatan manasik haji/umrah.

Muhidin meminta tempat itu dipindah ke posisi yang memungkinkan jamaah dapat melihatnya ketiga shalat sehingga seperti suasana menghadap ka’bah langsung.

Kawasan lain yang menjadi perhatian, halaman masjid yang saat ini tidak tertata. Rumput tinggi tak terawat serta halaman akan dibenahi dengan baik sehingga jamaah menjadi nyaman saat beribadah di kawasan Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Area lain yang dipantau keberadaan Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel yang dinilai kurang efektif dan akan lebih baik, ujarnya, tempat itu dipakai untuk wudhu, wc, kamar mandi dan tempat sandal/sepatu yang terpisah antara wanita dan laki-laki.

Kantor Sekretariat MUI Kalsel dan BAZNAS diwacanakan dipindah ke lokasi yang lain yakni samping flyover atau eks Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel.

Bagian dalam masjid juga jadi perhatian Gubernur H Muhidin, karena atap yang bocor supaya diperbaiki secepatnya dan sarana rusak atau perlu perbaikan, segera dilakukan.

Tidak sebatas perbaikan sarana dan prasarana Masjid, H Muhidin juga menyoroti masalah kontribusi yang diterima dari pihak pengelola sekolah dan SPBU yang ada di kawasan itu.

Informasi diterima, ternyata pihak Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin hanya menerima sekitar Rp3 juta per bulan atau Rp36 juta setahun ditambah Rp10 juta per tahun ke Pemerintah Provinsi Kalsel.

Jumlah itu, menurut Gubernur H Muhidin, sangat tidak sepadan dibanding aset dan nama yang dipakai “Sabilal Muhtadin”.

Begitu juga dengan kontribusi dari pengelola SPBU yakni sekitar Rp26 juta/bulan, akan dievaluasi lagi agar berimbang.

“Harusnya bisa miliaran rupiah yang didapat pengelola masjid, makanya koperasi harus ada dan kalau ini cuma Rp400 juta per tahun,” ujar H Muhidin lagi.

Dikatakan, keinginan melakukan perombakan dan penataan kembali kawasan masjid dan segala fasilitas yang ada, sudah lama terpikirkan dan berjanji jika suatu saat terpilih sebagai gubernur, akan segera merealisasikan keinginan ini. sal/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper