Mata Banua Online
Rabu, Januari 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Program Makan Gratis Tak Punya Standarisasi

by Mata Banua
23 Januari 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Januari 2025\24 Januari 2025\7\7\sdvdv.jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Pemerintah dinilai ter­lalu terburu-buru dalam me­ng­gelar Program Makan Bergizi Gra­tis (MBG). Faktor keamanan dan kualitas makanan luput dari per­hatian.

Pengamat Pertanian dari Cen­ter of Reform on Economic (Co­re) Indonesia Eliza Mardian me­ng­atakan perencanaan yang ku­rang matang itu tercermin dari ada­nya insiden keracunan pe­ne­ri­ma manfaat saat menyantap MBG.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\7\7\master 7.jpg

Harga Daging Sapi Terus Melonjak

14 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\7\7\sdvd.jpg

Harga Emas Antam hingga Pegadaian Tembus Lebih Rp2,6 Juta

14 Januari 2026

Perlu diketahui, sebanyak 40 siswa SDN Dukuh 03 Sukoharjo diberitakan me­ng­a­la­mi gejala keracunan usai men­yan­tap menu MBG. Para siswa me­ng­alami gejala mual dan pu­sing usai menyantap menu MBG berupa ayam tepung krispi.

“MBG ini nampak pe­ren­canannya kurang baik dn ma­tang, terlihat dari belum adanya stan­darisasi keamanan pangan se­hingga terjadi hal yang kita ta­kut­kan bersama, yaitu ke­ra­cun­an,” kata Eliza.

Eliza juga menilai pedagang pa­sar lokal belum terlibat men­ja­di vendor dari program MBG, serta ada aturan yang mem­be­rat­kan UMKM sehingga tidak bi­sa turut serta dalam program ini.

Dia menyampaikan bahwa pe­laku UMKM merasa keberatan jika pemerintah mensyaratkan UMKM harus membangun da­pur baru. Ini artinya, sambung Eliza, harus menambah modal ya­ng belum tentu akan balik mo­dal kapan, ini mengingat margin da­ri memproduksi makanan ini re­latif kecil.

“Nampak pemerintah dalam men­desain kebijakan itu masih de­ngan cara-cara yang penting ja­lan dulu, meski secara sub­stan­sialnya tidak memenuhi,” ujarnya.

Saat ini, Eliza mengungkap ba­ru ada model dapur central kit­chen alias Satuan Pelayanan Pe­me­nuhan Gizi (SPPG) yang bi­sa memproduksi hingga 3.000 porsi.

Namun, belum m­e­man­fa­at­kan dapur eksisting yang dimiliki UMK, dapur sekolah, atau da­pur milik masyarakat lokal se­tem­pat. Terlebih, saat ini ma­yo­ritas SPPG yang baru ber­ja­lan berada di Pulau Jawa.

Padahal, sambung dia, pro­vinsi yang mencatatkan angka stun­ting cukup tinggi dan pre­va­lensi ketidakcukupan gizi ti­ng­gi berada di Indonesia Timur. “Esensi MBG ini menjadi tidak ter­capai, dorongan me­la­k­sa­na­kan program bukan karena esen­si­nya tetapi lebih ke pemenuhan ja­n­ji kampanye semata,” tuturnya.

Lebih lanjut, Eliza pun men­ya­rakan agar pemerintah meniru China yang memfokuskan pe­ne­rima makan siang bergizi di wi­layah perdesaan dan ping­giran.

Adapun jika menengok prog­ram ini di India, negara itu mem­prioritaskan untuk penerima ma­naat di sekolah negeri. “Pemerintah seharusnya lebih rea­listis dengan menentukan pe­ne­rimanya yang betul-betul pa­ling membutuhkan, harus tar­ge­ted dalam menentukan sekolah mana dan daerah mana,” ucap­nya. Sama halnya dengan pen­e­ri­ma ibu hamil dan balita yang di­­nilai perlu diprioritaskan di da­­e­rah yang secara statistik jus­ti­fi­kasinya bisa diterima secara il­miah.

Alhasil, dia pun mem­per­tan­ya­kan kualitas makanan dari prog­ram ini. “Untuk apa pe­ne­ri­ma­nya sangat banyak namun kualitas makanan tidak baik dan makin memberatkan APBN,” kata dia.

Di samping itu, Eliza juga men­yarankan pemerintah me­man­faatkan dapur eksisting, se­perti dapur UMKM, dapur se­ko­lah, atau dapur milik tokoh mas­yarkat. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper