Mata Banua Online
Kamis, Januari 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Permalukan Indonesia, Imigrasi Buru WN China

Viralkan di Tiktok, Mengaku Sogok Petugas Soetta

by Mata Banua
19 Januari 2025
in Headlines
0
MENTERI Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

Jakarta – Menteri Imigrasi Agus Andrianto memburu seorang Warga Negara (WN) China yang mengaku menyogok petugas imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Agus menduga motif WN Cina itu mengunggah video tersebut ke sosial media untuk mempermalukan Indonesia.

Berita Lainnya

KPK Usut Aliran Uang ke Sejumlah Oknum DJP

KPK Usut Aliran Uang ke Sejumlah Oknum DJP

14 Januari 2026
KPU Masih Tunggu Salinan Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

KPU Masih Tunggu Salinan Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

14 Januari 2026

“Kepada yang bersangkutan saya lihat motifnya memang mempermalukan. Kita tidak kasih tolerir penyimpangan pegawai namun juga kami tidak rela bangsa ini dipermalukan (membaca niat pelaku),” kata Agus lewat pesan singkat, Minggu (19/1), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Agus pun berniat menerbitkan surat penangkalan dan mendeportasi yang bersangkutan ke negaranya. Ia menjelaskan tindakan itu akan diambil agar imigrasi bisa mengklarifikasi kebenaran unggahan secara langsung ke yang bersangkutan.

Aksi WN Cina itu viral di akun media sosial TikTok. Dalam narasi unggahan tersebut WN Cina itu sengaja menyelipkan uang Rp 500 ribu di dalam paspornya dengan maksud mempermudah proses masuk ke Indonesia.

Ia mengunggah video dengan latar Bandara Soetta. Di unggahan tersebut ia mengaku cara itu cukup jitu kala memasuki Indonesia.

Agus pun mengatakan saat ini tengah menyelidiki dugaan penerimaan suap yang dilakukan petugas. Ia memastikan bakal menindak tegas jajarannya apabila memang ditemukan bukti pelanggaran.

“Sedang kita cari dan klarifikasi, kalau benar pegawai ya pasti kita tindak,” tegasnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengklaim tidak ditemukan bukti suap dari WN China terhadap petugas Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Agus mengatakan, dari hasil pemeriksaan CCTV di lokasi serta pemeriksaan internal tidak ditemukan bukti adanya suap dari WN Cina seperti yang viral di media sosial.

“Sejauh hasil pemeriksaan CCTV dan pemeriksaan internal belum ditemukan bukti,” ujarnya kepada wartawan lewat pesan singkat, Minggu (19/1), yang dikutip CNNindonesia.com.

Berdasarkan penelusuran awal, ia menyebut sosok WN Cina yang ada dalam video diketahui berinisial LB. Agus mengatakan sosok LB itu tengah diburu untuk dimintai klarifikasi.

“Yang bersangkutan (WN China) sudah dicekal di semua Tempat Pemeriksaan Imigrasi untuk diamankan dan klarifikasi,” tuturnya.

Agus menduga yang bersangkutan sedari awal memang sengaja membuat video hoaks dengan narasi suap untuk memudahkan masuk ke Indonesia. Pasalnya, kata dia, yang bersangkutan juga sempat membuat konten negatif terhadap anggota Polantas.

“Kita dapat info yang bersangkutan juga buat konten dengan anggota Lantas (artinya memang niat yang bersangkutan tidak baik), nanti kita akan tangkal bisa 10 tahun atau seumur hidup,” tegasnya. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper