
KOTABARU – Program Presiden RI Prabowo Subianto terkait pelaksanaan makan bergizi gratis akan diterapkan. Hanya saja, hingga saat ini terkait pelaksanaannya masih menunggu pelaksanaan petunjuk teknis (juknis).
“Anggarannya itu sebenarnya sudah kita siapkan lewat APBD, dan kemarin coba di anggarkan sebesar Rp 20 ribu per orang atau per siswa,” ucap Kepala Disdikbud Kotabaru melalui Sekretaris dinas pendidikan dan kebudayaan Taufikurrahman, Senin (6/1).
Sebelumnya, lanjut dia, ada arahan dari kementerian pusat bahwa untuk anggraan makanan gizi gratis hanya Rp 10 ribu.” Alhamdulillah kami bisa mengangarkan Rp 20 ribu, namun kami masih menunggu juknisnya. Makan bergizi gratis akan kita bagikan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP sederajat,” katanya.
Kemudian untuk program terkait penanganan anak tidak sekolah, di Kabupaten Kotabaru di tahun 2024 kementerian merilis anak tidak sekolah sekitar 10 ribu orang. “Tapi setelah kita lakukan verifikasi dan validasi dari 10 ribu orang sudah turun menjadi 8 ribu orang,” ujarnya.
Menurutnya, data akibat anak tidak sekolah itu di dasari dengan bermacam alasan, seperti karena bekerja, ada yang melanjutkan ke pesantren sehingga tidak terdeteksi, dan ada orang berkebutuhan khusus.
“Yang pasti itu dulu dilaksanakan mengacu pada program dari kementerian pusat, dan program lainnya baik fisik seperti pembangunan rehab sekolah maupun non-fisik.
“Untuk non-fisiknya berupa kegiatan pelatihan peningkatan mutu guru, juga terkait siswa berkaitan dengan minat bakat dan kreativitas,” ujarnya. bet/mb03

