
AMUNTAI- Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan pengecekan senjata api (senpi) dan tes urine kepada anggotanya di halaman mapolres setempat, Selasa (24/12).
Pengecekan senpi ini di pimpin Kapolres HSU AKBP Meilki Bharata bersama Kasi Propam, Kabag Loh dan Kasi Was Polres HSU.
Dalam pengecekan tersebut, seluruh personel Polres HSU dan polsek jajaran yang memegang senjata api dinas telah di periksa. Total ada 16 personel yang memegang senjata api laras pendek yang terdiri atas enam revolver dan 10 pistol dengan masing-masing lima butir peluru tajam.
Selain itu, enam pucuk senjata api laras panjang milik Satuan Samapta Polres HSU dan dua milik Polairud Polres HSU, dengan masing-masing di lengkapi 10 butir peluru (lima butir peluru tajam dan lima butir peluru karet).
Pengecekan juga dilakukan terhadap tujuh senjata api laras pendek milik polsek jajaran Polres HSU. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap stok senjata api dan peluru di logistik Polres HSU.
Dari total 203 pucuk senjata api tersebut, terdapat 180 pucuk yang digudangkan dan 23 pucuk yang digunakan. Total peluru yang tersedia ada 1.362 butir dengan rincian 1.214 butir peluru tajam dan 148 butir peluru karet.
Selain pengecekan senjata api, Polres HSU juga melakukan tes urine terhadap 12 personel yang memegang senjata api dinas. Hasilnya seluruh personel dinyatakan negatif mengandung zat Methamphetamine maupun Amphetamine.
Kegiatan pengecekan senjata api dan tes urine ini merupakan bentuk pengawasan dan pengendalian internal yang dilakukan Polres HSU untuk menjaga keamanan dan kesiapan personel dalam melaksanakan tugas.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme dan integritas anggota Polri dalam melayani masyarakat,” kata kapolres. suf

