Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Keresahan Driver Ojol Atas Kebijakan Bahlil

by Mata Banua
3 Desember 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Desember 2024\4 Desember 2024\7\7\hal 7 - 2 klm (Bawah).jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Mulyono, driver ojek online (ojol) resah se­mi­ng­gu belakangan ini. Pe­mi­cu­nya, pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bahwa pe­me­rintah tak akan mengizinkan pengemudi ojol membeli per­ta­lite lagi.

Keresahan muncul karena pert­alite merupakan bahan bakar ya­ng ia pakai dalam menjalankan pe­kerjaannya sebagai sebagai pe­ngemudi ojol.

Berita Lainnya

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

26 April 2026
Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

26 April 2026

Ia mengaku sebulan bisa ‘minum pertalite sampai lima ka­li, dengan Rp20 ribu per sekali pe­ngisian. Jika ditotal, Mulyono me­nghabiskan Rp100 ribu setiap bu­lannya untuk membeli per­ta­lite.

Sedangkan pemasukannya da­ri ojol tak terlalu besar. Ia mengaku bisa mengantongi Rp3 juta per bulan, tapi itu adalah pe­n­dapatan kotor.

“Berat (kalau ojol gak boleh be­li pertalite lagi). Kita kan (pe­ng­hasilan ojol) tergantung ban­yaknya orderan,” kata Mulyono.

“Tapi kenyataan di lapangan or­derannya agak jarang. Kita kan ada GoFood, GoSend, GoRide itu beda-beda juga. Ada yang sta­bil (orderannya), ada yang gak stabil,” keluh pria asli Jakarta itu.

Mulyono pasrah. Ia me­ng­aku sudah bersia mencari al­ter­na­tif lain andai pemerintahan Pre­siden Prabowo Subianto tak ber­pihak pada ojek online.

Bapak empat anak itu berniat ber­paling ke SPBU Vivo. Ia me­ne­gaskan bahan bakar yang di­ju­al kompetitor PT Pertamina (Per­sero) itu masih cukup ter­ja­ng­kau untuk ojol.

“Kalau (ojol tak boleh beli per­talite), saya terpaksa pakai op­si B, saya pindah ke Vivo, gak pakai (BBM) Pertamina. Vivo buat saya lebih murah. Se­bagian driver (sekarang) me­ma­ng pakainya Vivo. Standar buat ojol, (kualitasnya) bagus dan harganya gak mahal,” tan­das­nya.

Segendang sepenarian de­ng­an Mulyono, Eko, perantau dari DI Yogyakarta ikut gelisah de­ng­an rencana pelarangan pem­be­lian pertalite tersebut. Ia me­ng­atakan BBM subsidi Pe­r­ta­mi­na masih jadi tumpuan para dri­ver ojol, terutama di daerah penyangga Jakarta untuk be­kerja.

Ia sudah 12 tahun menetap di Jakarta. Eko bahkan mem­ba­ng­un keluarga kecil di ibu kota, yak­ni mempunyai seorang istri dan dua buah hati.

“Saya sebulan cuma bisa dapat Rp2 juta dari ojol, itu (penghasilan) kotor. Berat buat saya, apalagi masih ngontrak. Sa­ya bayar Rp1,1 juta per bulan buat ngontrak di Pamulang,” je­lasnya.

Eko berharap keadilan. Ia me­negaskan pemerintah harus had­ir untuk rakyat.

Tidak hanya berbentuk BBM subsidi, Eko mem­bu­t­uh­kan kepastian status. Ia dan rekan sesama pengemudi dalam ja­ri­ngan (darng) tak mau lagi men­jadi pekerja mitra, melainkan minta diakui sebagai karyawan perusahaan.

“Untuk pemerintah intinya bu­at rakyat ya harus murah, se­suai standar (kemampuan) rak­yat. Mau BBM, sembako, se­muanya yang penting terjangkau buat rakyat. Supaya rakyat gak dibebankan gitu, ringan hi­dup­nya,” pesan Eko.

“Kalau dulu kita masih da­pat tunjanganhari raya (THR) da­ri perusahaan. Sekarang dapat or­deran saja susah. Jadi, kami min­ta kepastian status, bukan la­gi pekerja mitra,” tandasnya. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper