Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Konsumen Tidak Peduli Merek, yang Penting Murah

by Mata Banua
18 November 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\November 2024\19 November 2024\7\Halman ekonomi (19 November)\master 7.jpg
BERBURU MURAH – Konsumen sekarang ini sudah tidak peduli lagi dengan merek saat belanja, mereka yang penting memilih barang-barang harganya paling murah, termasuk gelaran promo.(foto: mb/web)

JAKARTA – Konsumen kini tidak peduli pada merek saat belanja. Para pembeli lebih memilih barang-barang harganya paling murah, tanpa melihat apa mereknya.

Hal itu diketahui berdasarkan kajian yang dilakukan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Berita Lainnya

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

26 April 2026
Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

26 April 2026

Ketua Umum Aprindo Solihin mengatakan saat ini sebagian besar masyarakat memiliki orientasi berbelanja produk dengan harga paling murah.

“Bila ada satu jenis produk, maka masyarakat akan mencari yang lebih murah. Mereka mencari pembanding sekarang. Sudah tidak lagi melihat merek. Ini hasil kajian kami di lapangan selaku pengusaha ritel,” kata Solihin dalam konperensi pers mengenai Pemilihan Ketua Umum Aprindo di Serpong, Banten, dikutip Antara.

Karena itu, imbuh Solihin, setiap ritel harus meyediakan berbagai pilihan produk dengan pilihan warga agar masyarakat tetap datang membeli.

Menurutnya, kehadiran konsumen menentukan nasib sebuah ritel. Jika pembeli merasa tidak ada produk yang sesuai dengan keinginannya, maka ia akan mencari ke toko ritel lain atau belanja online.

“Ini adalah tantangan kami ke depan agar tetap mempertahankan eksistensi ritel dengan berbagai inovasi yang melihat hasil kajian dan analisis lapangan selama beberapa waktu terakhir sehingga ritel bisa terus tumbuh,” ujarnya.

Ia juga akan mengajak toko ritel menyediakan sistem e-commerce untuk menyesuaikan perkembangan saat ini.

Selain itu, Aprindo juga akan memperkuat peran UMKM dengan kerja sama melalui penyediaan ruang. Namun, produk UMKM juga harus memiliki daya tarik orang datang ke ritel.

“Maka itu, setiap ritel saat ini diharapkan menjual produk pangan karena ini yang dibutuhkan warga setia hari. Kalau kendaraan dan furniture kan tidak tiap hari dibeli,” katanya. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper