Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Asosiasi Desak Potongan Ojol Maksimal 10 Persen

by Mata Banua
29 Oktober 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Oktober 2024\30 Oktober 2024\7\7\Halman ekonomi (30   Oktober   )\hal 7 - 2 klm (bAwah).jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Asosiasi Peng­e­mu­di Ojek Daring Garda In­do­ne­sia mendesak regulator me­re­visi regulasi biaya potongan apli­kasi sebesar 20 persen menjadi mak­simal 10 persen.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Siap-siap Harga Minyakita Naik

Siap-siap Harga Minyakita Naik

22 April 2026

Ketua Umum Asosiasi Pe­ng­emudi Ojek Daring Garda In­do­nesia Igun Wicaksono men­yam­­paikan peristiwa me­ni­ng­gal­nya seorang pengemudi ojek on­line (nline) menjadi momentum un­tuk mengubah regulasi ter­se­but.

“Pada Agustus 2024, seo­rang pengemudi ojol diberitakan me­ninggal dunia saat mengantre ma­kanan di kota Medan, S­u­ma­te­ra Utara, sungguh sangat ironi pe­kerjaan ojol yang salah sa­tu­nya mengantre dan memesankan makanan untuk pelanggan malah membuat almarhum Darwin pe­ngemudi ojol meregang nyawa aki­bat kelaparan,” ujar Igun da­lam keterangan tertulis di Jakarta, Se­lasa.

Igun menyampaikan mu­si­bah yang tejadi pada pengemudi ojol maupun berbagai ke­ce­la­ka­an lalu lintas yang terjadi di ber­bagai lokasi merupakan tragedi ke­manusiaan. Igun menuding pe­rusahaan-perusahaan aplikasi me­ngambil hak-hak pengemudi ojol secara berlebihan melanggar re­gulasi yang sudah ditetapkan pe­merintah.

“Kami mohon kepada Bapak Pre­siden Prabowo agar tragedi ya­ng sudah sangat merugikan pe­ngemudi ojol ini dapat menjadi atensi,” ucap Igun.

Igun memperkirakan te­r­da­pat empat juta lebih pengemudi ojol yag bergantung hidupnya da­ri nilai potongan biaya ap­li­kasi. Sementara itu, ucap Igun, ok­num perusahaan aplikasi me­ng­utip potongan biaya aplikasi m­e­lebihi regulasi 20 persen bah­kan hingga mencapai 40 persen.

“Sudah sepantasnya kami men­yebutnya sebagai praktek pen­curian uang digital ataupun ko­rupsi digital dari hak pe­ng­e­mu­di ojol yang jumlahnya jutaan ini,” sambung Igun.

Igun menyampaikan Per­men­hub Nomor 12 sebagai in­duk regulasi jasa ojol yang ter­tera pada Kepmenhub Nomor KP667 tahun 2022 mengatur hak potongan biaya aplikasi mak­simal 15 persen. Kemudian ter­da­pat perubahan lewat KP No­mor 1001 tahun 2022 dengan po­tongan biaya aplikasi menjadi ma­k­simal 20 persen.

Igun menegaskan Asosiasi Pe­ng­emudi Ojek Daring Garda Indonesia akan melawan re­gu­lasi yang sudah dibuat se­be­lum­nya. Igun mengaku akan mem­per­juangkan revisi potongan bia­ya aplikasi maksimal 10 persen. Igun menilai bisnis perusahaan ap­likasi sudah sangat besar de­ngan pembagian hasil 10 pesen un­tuk perusahaan aplikasi dan 90 persen untuk pengemudi Ojol.

“Hal ini juga menyangkut nya­wa dan keselamatan jutaan pe­ngemudi Ojol serta para peng­guna jasa Ojol agar menjadi aten­si khusus dan perlunya ketegasan dari Bapak Prabowo Subianto mengenai potongan bia­ya aplikasi ini,” kata Igun. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper