Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BMKG Edukasi Masyarakat Soal Peningkatan Suhu

by Mata Banua
3 Oktober 2024
in Indonesiana
0
D:\2024\Oktober 2024\4 Oktober 2024\2\2\New Folder\BMKG Edukasi Masyarakat Soal Peningkatan Suhu.jpg
Goeroeh Tjiptanto. (foto:mb/ist)

 

BANJARBARU – Stasiun Klimatologi Kelas I Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai informasi cuaca terkait peningkatan suhu yang cukup signifikan pada lima dekade terakhir.

Berita Lainnya

Puluhan Motor Bali Diamankan

Puluhan Motor Bali Diamankan

22 April 2026
Paman Yani: Anggaran Harus Terserap Baik

Paman Yani: Anggaran Harus Terserap Baik

22 April 2026

“Peningkatan suhu pada periode 1954-2023 sudah terjadi di berbagai wilayah. Perubahan iklim ini nyata dan bukan hoaks berdasarkan indikator yang rutin kami rilis,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Kalsel Goeroeh Tjiptanto dalam keterangan virtual pada Konferensi Pers Prediksi Musim Hujan 2024/2025, Kamis (3/1).

Ia mengatakan, sebagai pusat informasi cuaca, BMKG rutin menyediakan dan menyebarluaskan informasi cuaca yang terbaru setiap saat, baik melalui situs dan sosial media BMKG maupun lewat media massa.

“Kami menyediakan informasi secara akurat dengan prediksi cuaca bulanan dan dasarian. Saya harap upaya ini dapat mengedukasi masyarakat dan memberikan gambaran kepada khalayak umum seperti apa cuaca ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan masifnya informasi cuaca bulanan dan dasarian ini, maka bencana yang berpotensi terjadi dapat dimitigasi dengan baik oleh berbagai pihak.

Sementara, Prakirawan Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Kalsel Wiji Cahyadi mengatakan, sesuai indikator yang di perbaharui setiap saat, wilayah Kalsel memiliki 12 ZOM (daerah batas periode musim hujan dan kemarau) dengan tipe Monsunal-2.

Ia menjelaskan, di provinsi ini terdapat dua musim dalam setahun, yakni satu periode musim hujan dan satu periode musim kemarau.

Untuk tahun ini, awal musim kemarau di Kalsel sebagian besar terjadi pada Juni-Juli, dan sebanyak 75 persen ZOM di Kalsel mengalami musim kemarau mundur atau lebih lambat dari normalnya sesuai prediksi BMKG pada April 2024.

Terkait peningkatan suhu yang semakin masif dari tahun ke tahun, kata Wiji, berdasarkan Oceanic Nino Index, tahun El Nino dengan tingkat kekuatan yang cukup besar telah nyata terjadi sejak 1957.

Wiji menyebutkan tingkat kekuatan El Nino dengan level strong terjadi pada periode 1957-1958, 1965-1966, 1972-1973, 1987-1988, 1991-1992, dan 2023-2024. Sedangkan, level very strong terjadi pada periode 1982-1983, 1997-1998, dan 2015-2016. ant

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper