Mata Banua Online
Minggu, April 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Mangkir Rapat, Pansus Haji Minta Yaqut Segera Pulang dari Luar Negeri

by Mata Banua
18 September 2024
in Headlines
0
D:\2024\September 2024\19 September 2024\Halaman 1-11 Kamis\Halaman 1-11 Kamis\Yaqut.jpg
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (foto:mb/web)

 

JAKARTA – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mangkir dari panggilan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji DPR RI pada Rabu (18/9).

Berita Lainnya

Kaotmil: Motif Penyerangan Andrie Dendam Pribadi

Kaotmil: Motif Penyerangan Andrie Dendam Pribadi

16 April 2026
JK Laporkan Rismon untuk Ungkap Dalang Pembuat Video

JK Laporkan Rismon untuk Ungkap Dalang Pembuat Video

16 April 2026

Anggota Pansus Haji Marwan Dasopang pun mengultimatum Yaqut segera pulang dari luar negeri untuk mengikuti rapat soal dugaan pelanggaran pelaksanaan haji 2024. Ia meminta Yaqut mempertanggungjawabkan tugas dan pekerjaan.

“Itu ya, pulang dong untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya,” kata Marwan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/9), seperti dikutip CNNindonesia.com.

Marwan menilai alasan Yaqut tidak bisa menghadiri rapat Pansus karena ada kunjungan kenegaraan ke luar negeri tidak relevan. Menurut dia, Yaqut harusnya lebih mengutamakan panggilan Pansus untuk menjelaskan temuan dugaan pelanggaran haji 2024.

“Karena yang paling penting itu adalah memikirkan nasib jemaah haji 5 juta lebih orang. Kemudian haji khusus juga sudah sekitar 4.700 sekian yang dalam keadaan menunggu, daftar tunggunya rata-rata 25 tahun menunggu,” tutur dia.

Rapat Pansus Haji pada hari ini pun batal digelar karena Yaqut tak bisa hadir. Namun, kata Marwan, absennya Yaqut tak mempengaruhi rencana kerja Pansus Haji untuk memberikan kesimpulan kepada pimpinan DPR dalam waktu dekat.

“Sementara kami rencana tanggal 23 sudah mengajukan kesimpulan ke pimpinan DPR supaya diagendakan di dalam sidang paripurna untuk membaca kesimpulan dan rekomendasi,” jelas Marwan.

Menurut Pansus Haji DPR, Yaqut sudah dua kali dipanggil tetapi selalu mangkir. Sementara itu, Jubir Kemenang Sunanto alias Cak Nanto menyebut panggilan rapat pada 18 September ini merupakan yang pertama kali.

Namun, Cak nanto sebelumnya sudah mengatakan bahwa Yaqut kemungkinan besar tak bisa menghadiri panggilan Pansus Haji karena menjalankan tugas kenegaraan ke luar negeri.

“Ada panggilan untuk tanggal 18 [September] tapi kemungkinan enggak bisa, karena mewakili bertugas untuk bersiap aktivitas MRI di Italia, terus persiapan haji di Arab Saudi,” kata Cak Nanto kepada CNNIndonesia.com, Senin (16/9) malam.

Ia mengklaim Yaqut siap hadir untuk dimintai keterangan oleh Pansus Haji selama tak berbarengan dengan tugas sebagai Menag. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper