
BANJARMASIN – Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Ke VI di Kota Banjarmasin, Rabu (18/9).
Kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Arifin Noor, didampingi istri di siring Menara Pandang.
Tahun ini tema Rakernas IV JKPI di Banjarmasin adalah ‘Menelusuri Pusaka Seribu Sungai’, kehidupan dan budaya sungai menjadi salah satu yang diperkenalkan kepada daerah lain.
“Menyesuaikan dengan kekhasan daerah kita maka tema sungai diangkat sebagai warisan nenek moyang kita, “ujarnya.
Diketahui bersama pula bahwa Banjarmasin lebih dikenal dengan julukan kota seribu sungai. “Sungai di Banjarmasin seperti urat nadi jadi dari sungai bisa jadi sarana transportasi, berdagang, berusaha hingga kini dilestariakan dan menjadi potensi wisata,” tuturnya.
Apalagi, lanjut dia, budaya bahkan sejarah dari sungai ini, aktivitas banyak dilakukan, seperti berdagang hingga perjuangan Islam.
Arifin mengatakan, ada 34 Kabupaten/Kota anggota JKPI yang hadir ke Banjarmasin yang akan memperkebalkan masing masing khas dan budayakanya kepada masyarakat di Banjarmasin.
“Kita kota Banjarmasin sebagai tuan rumah juga akan menonjolkan kekhasan daerah kita yakni potensi alam sungai sebagai pusat kehidupan dan pariwisata kota Banjarmasin,” ujarnya.
Selain itu, dikenalkan sejarahnya Sultan Suriansyah, kain khas Sasirangannya dan hingga nanti diajak ke Kota Lama. “Ini, agar Banjarmasin juga berpotensi mengembangkan kota budaya kita,” ujarnya.
Para peserta kongres JKPI VI akan diajak menyusuri sungai dan tempat bersejarah di Kota Seribu Sungai ini.
Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor juga berkesempatan membuka langsung Expo JKPI yang di dalamnya diisi stand-stand dari berbagai daerah di Indonesia. via

