
BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero secara resmi melakukan merger sejak tahun 2021 silam dengan tujuan untuk standarisasi dan integrasi layanan jasa kepelabuhan dari Sabang sampai Marauke.
Hal tersebut disampaikan Senior Manager Hukum dan Humas PT Pelindo (Persero) Regional 3 Karlinda Sari saat bertemu dengan media. “Hal itu akan membantu untuk efesiensi dan menurunkan biaya logistik nasional,” ujarnya di Lima Rasa Resto Banjarmasin.
Menurutnya, pada tahun 2023 kemarin pihaknya berhasil menurunkan biaya logistik hingga 14,29 persen.
Ia pun berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan transformasi layanan operasional dan struktur bisnis. “Tranformasi struktur bisnis dilakukan untuk menciptakan efisiensi dalam bisnis Pelindo pascapenggabungan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, transformasi pelayanan operasional melalui standarisasi pelayanan baik untuk klaster peti kemas, non-peti kemas, logistik, dan jasa maritim.
Sedangkan transformasi struktur bisnis dilakukan untuk menciptakan efisiensi dalam proses bisnis Pelindo pascapenggabungan, dilakukan dengan pembentukan subholding, ibreng saham, pemurnian bisnis, dan penataan struktur organisasi.
Sementara, Regional Manager SDM Umum HSSE PT Pelindo (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan Nugroho Christianto berharap kerja sama yang lebih erat antara Pelindo dengan media di Kalsel.
“Saya berharap kerja sama semakin erat dan kami sangat berharap masukan dari media untuk kemajuan Pelindo,” ujarnya. rds

