
RANTAU,- Cegah terjadinya kemiskinan ekstrim, pemerintah kabupaten Tapin melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan SOPD dan instansi terkait lainnya, bertempat di aula Tamasa Kantor Setda Tapin, Senin (29/07), baru – baru tadi.
Rapat dipimpin oleh PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd, bersama Sekretaris Daerah Dr H Sufiansyah MAP dan dihadiri Kepala Bappelitbang Dr Meidy Haris Prayoga, PLT Kepala Dinas Sosial H Syafrudin SIP dan Kepala BPS Tapin serta instansi terkait lainnya.
Rapat koordinasi bersama instansi terkait lainnya, dalam rangka penurunan angka kemiskinan ekstrim di Kabupaten Tapin, diantaranya membicarakan rencana kegiatan dan langkah – langkah yang harus di lakukan.
Seperti yang diutarakan PJ Bupati Tapin M Syarifuddin, untuk mencegah kemiskinan ekstrim, pemerintah daerah harus tetap melakukan upaya – upaya pencegahan kemiskinan, walaupun saat ini angka kemiskinan meningkat di semua kabupaten kota.
Oleh karena itu rapat ini, untuk membicarakan upaya – upaya yang harus dilakukan dalam waktu dekat. Pemberian bantuan stimulan akan dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya kemiskinan, ujarnya.
Tentunya langkah – langkah lain, untuk mencegah kemiskinan juga harus kita lakukan, termasuk memberikan pelatihan dan keterampilan bagi masyarakat. Baik itu keterampilan bertani, beternak dan lain sebagainya, hal itu juga harus kita tingkatkan, tambahnya.
Plt kepala dinas sosial Tapin Syafrudin SIP menambahkan, dalam mencegah kemiskinan ekstrim, pemerintah daerah melalui dinas sosial Tapin telah menyalurkan bantuan sosial tunai di 9 kelurahan, dalam upaya penanganan inflasi untuk masyarakat miskin di kabupaten Tapin.
Dengan naiknya lonjakan harga barang yang sangat berdampak bagi masyarakat. Untuk itu dalam mengurangi beban masyarakat, pemerintah daerah menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak inflasi.
Untuk BLT inflasi yang di salurkan pada tahun 2024 ini ada 1.555 keluarga penerima manfaat dari 9 kelurahan dimana setiap keluarga penerima manfaat menerima Rp.200.000 selama 6 bulan dengan anggaran Rp.1.866.000.000,-. Bantuan tersebut akan dibagikan dalam dua tahap, tahap 1 Mei sampai Juli dan tahap 2 bulan Agustus sampai Oktober.
“Untuk kelurahan Tambarangan ada 145 KPM dan BST yang disalurkan pada tahap 1 ini sebesar Rp.87.000.000,-”. ungkap H Syafrudin.{[her/mb03]}

