
BANJARMASIN- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Habib Hamid Abdullah SH MH menekankan pentingnya bahwa sebagai masyarakat apakah itu anak-anak milineal, dewasa dan orang tua untuk memahami Empat Pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila sebagai alat pemersatu pandangan bagi kehidupan Bangsa Indonesia.
Jadi harus mengerti gotong royong, saling membantu, kemanusiaan di dalam urutan Pancasila jadi penting juga pendidikan di sekolah-sekolah dan ditekankan juga anak-anak sekolah agar pendidikan Pancasila jangan luntur.
“ Sekarang ini ada arah-arah luar bisa kemajuan teknologi dan sebagainya,kadang-kadang mereka terlalu banyak mengarah kesana, tapi sisi negatifnya muncul, sisi positifnya kurang. Masa anak kecil 2 sampai 3 tahun banyak bermain dan itu harus dibatasi agar banyak belajar,” ujar Habib Hamid usai melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) di gedung Serbaguna Sentosal Jalan Belitung Darat Banjarmasin, Sabtu (20/7) pagi.
Kepada anak-anak milineal dalam perlu disikapi kemajuan teknologi luar biasa, jangan sampai gaptek dan berperan kalau perlu sebagai ahlinya.Tapi harus diperhatikan anak-anak yang belum berumur itu harus ada batasan dan pengawasan orang tua.
“Kedepan kita harus tampil jangan kalah dengan negara lain, seperti Korea Selatan, Cina dan Jepang agar kita betul-betul tampil bersaing kalau perlu kita lebih hebat dari negara lain,” tambahnya.
Habib Hamid juga himbauanagar Judi Online yang sudah jelas dalam agama Islam dilarang, jangan sampai ikut-ikutan dalam judi online. “ Yang jelas judi online itu tidak ada izinnya dan tidak sah,seperti diarahkan ada digunakan anggota DPR, DPRD dan malah tadi ada kemungkinan anggota DPD ada juga, namun saya belum menemukan anggota DPD. Saya berharap pemerintah tetap konsisten melarang judi online,” tegasnya.rds

