
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor minta seluruh staf yang bergerak di Dinas Kesehatan agar sesegera mungkin mengambil langkah kongkrit bersama pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dan menghentikan fenomena mabuk kecubung ini.
Pasalnya fenomena maraknya orang linglung seoerti mabuk kecubung ini sudah merambah ke masyarakat dan ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama stakehholders terkait seperti aparat kepolisian setempat.
“ Paling tidak pihak kesehatan dan kepolisian setempat bergerak cepat berupaya mencari tumbuhan kecubung tersebut untuk di musnahkan,” ujar H Sahbirin Noor ditemui usai rapat paripurna di DPRD Kalsel di Banjarmasin, Rabu (17/7) siang.
Harus dilakukan tindakan darurat dulu untuk pencegahan jangan sampai korban mabuk kecubung berjatuhan setiap harinya,apalagi sekarang ini sudah ada beberapa korbannya yang masuk rumah sakit.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK meminta semua pihak terkait duduk bersama Polda Kalsel, BNN Kalsel, SKPD termasuk rumah sakit dan pemangku kebijakan lainnya untuk segera menindaklanjuti fenomena mabuk kecubung tersebut.
“Ini untuk memutus benang merah dari fenomena mabuk kecubung,” tegasnya.
Supian Hk menerangkan saat ini sudah ada perda tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serat peredaran gelap narkotika,prekusor narkotika dan psikotropika.Nanti dalam rapat bersama tersebut diputuskan apakah kecubung ini ada termasuk yang di atur di dalamnya atau tidak.rds

