Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kaukus Perempuan Politik Perjuangkan Kaum Perempuan Masuk Parlemen

by matabanua
3 Februari 2024
in Indonesiana
0
KETUA Kaukus Perempuan Politik Kalsel Hj Dewi Damayanti Said berfoto bersama Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Yogyakarta Dhian Novitasari MPd beserta anggota lainnya. (Foto: mb/rds)

BANJARMASIN – Kaukus Perempuan Politik Kalimantan Selatan (Kalsel) bersinergi memperjuangkan kaum perempuan berpolitik untuk masuk di parlemen.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengajak kaum perempuan untuk dapat memenuhi syarat keterwakilan perempuan 30 persen pada Pemilu 2024 ini.

Berita Lainnya

Puluhan Motor Bali Diamankan

Puluhan Motor Bali Diamankan

22 April 2026
Paman Yani: Anggaran Harus Terserap Baik

Paman Yani: Anggaran Harus Terserap Baik

22 April 2026

Ketua Kaukus Perempuan Politik Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj Dewi Damayanti Said menyambut baik kedatangan Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Yogyakarta.

Ia mengatakan, Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Yogyakarta adalah anggota dewan di Yogyakarta yang datang untuk komparasi ke DPRD Kalsel.

“Selain itu mereka juga sharing bagaimana perempuan berpolitik itu bermanfaat untuk sesama perempuan, juga nantinya kita akan mendorong keterwakilan perempuan 30 persen itu di pemilu ini harus tercapai, serta ke depannya kita harus mengkaderkan perempuan-perempuan untuk dapat mewakili di parlemen,” ujarnya, Jumat (2/2) pagi.

Senada, Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Yogyakarta yang juga Wakil Ketua DPRD Yogyakarta Dhian Novitasari MPd mengatakan, tujuan kedatangan mereka untuk studi komparasi di DPRD Kalsel terkait tufoksi dan fasilitasinya.

“Ternyata hampir mirip dengan di Yogyakarta. Memang kesetaraan gender dan kepentingan perempuan khususnya di bidang politik terhargai, karena syarat keterwakilan perempuan 30 persen itu tidak hanya sebuah syarat tertulis saja. Harusnya mendominasi politik yang akan berlangsung pada Pemilu 2024,” katanya.

Menurutnya, peran perempuan sangat di butuhkan dalam hal penanganan stunting dan pendidikan akhlak, agar generasi emas yang dicita-citakan pada tahun 2025 dapat tercapai. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper